Alasan Keamanan Mengapa Beberapa Maskapai Penerbangan Larang Pilot untuk Berjenggot

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 23 Juni 2024 | 22:25 WIB
Ada beberapa alasan keamanan mengapa banyak maskapai penerbangan tidak mengizinkan pilot menumbuhkan jenggot. (Facebook @flywithgarett)
Ada beberapa alasan keamanan mengapa banyak maskapai penerbangan tidak mengizinkan pilot menumbuhkan jenggot. (Facebook @flywithgarett)

PejuangKantoran.com - Seperti juga di banyak perusahaan lain di mana terdapat aturan berpakaian atau berpenampilan bagi karyawan, maskapai penerbangan pun memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh sebagian besar pilot.

Jika ada perusahaan yang melarang karyawannya memakai tato atau piercing, ada aturan di beberapa maskapai penerbangan bahwa pilot tidak boleh berjenggot sama sekali.

Menurut Federal Aviation Administration (FAA), memang tidak ada aturan tertulis yang secara eksplisit menyatakan bahwa jenggot tidak diperbolehkan.

Baca Juga: HUAWEI MatePad 11.5 S Tablet Baru dengan Anti Glare Agar Mata Sehat dan Buat Kamu Lebih Kreatif

Namun, ada aspek keselamatan yang menjadi alasan mengapa banyak maskapai penerbangan tidak mengizinkan pilotnya menumbuhkan jenggot.

“Kami tidak memiliki peraturan apa pun –seperti peraturan mencukur bersih– tetapi banyak maskapai penerbangan memiliki kebijakan yang mewajibkan pilot untuk tidak memiliki jenggot.

“Hal ini untuk memastikan masker oksigen terpasang dengan pas jika diperlukan,” kata juru bicara FAA dalam sebuah wawancara denganThrillist.

“Kami mewajibkan masker oksigen berfungsi, dan maskapai penerbangan mungkin akan menerapkannya lebih jauh lagi dan mengharuskan pilot bercukur bersih atau memiliki jenggot yang minimal saja untuk memastikan hal tersebut.”

Alasan keamanan

Aturan bahwa pilot tidak boleh berjenggot tersebut berasal dari penelitian FAA tahun 1987 yang berjudul “The Influence of Beards on Oxygen Mask Efficiency”.

Baca Juga: Ini Dia 4 Tips Belanja Cerdas dan Nyaman di PRJ 2024

“Awak kapal yang berjenggot harus menyadari bahwa efisiensi masker oksigen berkurang karena adanya rambut di wajah,” bunyi dokumen tersebut.

“Permintaan masker, seperti yang digunakan dalam alat pelindung pernafasan, sering kali tidak dapat dipakai dengan cepat atau disegel secara efektif ketika digunakan oleh orang-orang yang berjenggot.”

Namun, beberapa maskapai penerbangan mungkin memiliki kebijakannya sendiri mengenai jenis rambut di wajah yang diperbolehkan.

Delta Air Lines, misalnya, mengizinkan cambang pada pilot selama tidak melebihi bagian tengah telinga mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Independent.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X