PejuangKantoran.com - Para pejuang beasiswa saat ini tengah berlomba-lomba untuk meraih beasiswa dengan tujuan ke perguruan tinggi di luar negeri.
Bukan apa-apa, belajar dan tinggal di luar negeri tentunya akan memberikan banyak pengalaman berharga bagi kamu.
Tidak heran jika program-program beasiswa seperti LPDP, Chevening, Fulbright, Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD).
Baca Juga: 4 Program Beasiswa Baru bagi yang Ingin Mengikuti Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2
Belum lagi beasiswa yang langsung dikelola oleh universitas, seperti Beasiswa Leiden University Excellence Scholarship, dan masih banyak lagi.
Namun jika kamu ingin mendapatkan beasiswa S2 atau S3 tetapi ingin tetap kuliah di Indonesia karena berbagai alasan, jangan khawatir karena LPDP pun bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam negeri, baik negeri maupun swasta (cek daftar perguruan tingginya di bawah!).
Perguruan tinggi dalam negeri yang menjadi mitra LPDP tersedia untuk program Beasiswa Reguler, Targeted, maupun Afirmasi.
Jika kamu tidak termasuk dalam kategori Beasiswa Targeted atau Beasiswa Afirmasi, tentunya kamu bisa mengambil Beasiswa Reguler, yang menawarkan bantuan keuangan untuk mengejar gelar master/magister dan doktoral.
Skema Beasiswa Reguler adalah sebagai berikut:
1. Magister Program satu gelar (single degree/joint degree) atau dua gelar (double degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 24 bulan.
2. Doktor Program satu gelar (single degree/joint degree) atau dua gelar (double degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 48 bulan.
3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
Baca Juga: Selamat! Kamu Berhasil Jadi Penerima Beasiswa LPDP, Apa yang Harus Dilakukan Selanjutnya?
• Jenjang magister: berusia maksimal 35 tahun.
• Jenjang doktor: berusia maksimal 40 tahun.
• Pendaftar yang berprofesi sebagai dosen tetap dengan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) berusia maksimal 42 tahun untuk program magister, dan 47 tahun untuk program doktor (dibuktikan dengan dokumen NIDN.
4. Pendaftar yang sudah punya dan mengunggah LoA Unconditional wajib memilih satu Perguruan Tinggi tujuan dalam maupun luar negeri dengan LoA Unconditional tersebut dan masuk daftar Perguruan Tinggi LPDP.
Artikel Terkait
Cara Membuat Reference Letter dan Poin-poinnya untuk Mengajukan Permohonan Beasiswa
Contoh Reference Letter Bahasa Inggris untuk Melengkapi Berkas Pengajuan Beasiswa
Karyawan yang Resign Berhak atas Uang Pisah, Begini Aturannya menurut Peraturan Pemerintah
Voice of Baceprot Manggung di Glastonbury Festival 2024, Apa yang Mereka Khawatirkan?
Pemerintah Bubarkan 8 BUMN yang Tidak Perform, Salah Satunya Merpati Nusantara Airlines
Luxasia Buka Lowongan Kerja Sebagai PR dan Digital Executive
Lowongan Kerja Jadi Social Media Strategist di PT Kawan Lama Group