PejuangKantoran.com - Ternyata, ada program yang paling menimbulkan ketakutan bagi karyawan: Performance Improvement Plan (PIP) atau Rencana Peningkatan Kinerja.
PIP sebenarnya disusun untuk memberi kesempatan bagi karyawan yang berkinerja buruk untuk berhasil. Namun, rencana ini sering kali dianggap sebagai tanda bahaya, bahkan dianggap sebagai langkah pertama menuju pemecatan.
Hal itu sepertinya tidak sesuai lagi dengan tujuan PIP yang sebenarnya. Rencana Peningkatan Kinerja biasanya merinci area spesifik yang memerlukan perbaikan, menetapkan tujuan yang jelas dengan tenggat waktu.
Baca Juga: Lowongan Kerja Overseas Business Officer di Konimex, Cocok Buat Kamu yang Jago Bahasa Inggris
Selain itu perusahaan menguraikan pelatihan atau bimbingan yang diberikan untuk karyawan yang bersangkutan. Check-in rutin pun dilakukan untuk memastikan kemajuan dipantau dan umpan balik diberikan.
Rencana tersebut juga mengklarifikasi konsekuensi potensial jika tujuan tidak tercapai, sekaligus mengakui adanya perbaikan yang telah dilakukan selama proses tersebut.
Namun, data berkata sebaliknya. Faktanya, PIP justru sering gagal memberikan peningkatan yang diinginkan; diperkirakan 90% PIP malah mengakibatkan karyawan keluar dari perusahaan.
Harapan dan fakta ini tentunya memberikan gambaran bahwa ada keuntungan dan kerugian dari Performance Improvement Plan.
Keuntungan Performance Improvement Plan
Penerapan PIP bisa memberikan sejumlah manfaat bersama bagi perusahaan maupun karyawan, di antaranya:
Baca Juga: Negara-negara Eropa Terbaik untuk Penutur Bahasa Inggris, Aman buat yang Nggak Paham Bahasa Lokal
• Menghidupkan budaya perusahaan yang positif: Membantu karyawan mengatasi kelemahan mereka dan menumbuhkan budaya kerja yang positif, serta mendidik tenaga kerja yang lebih berbakat secara keseluruhan.
• Mengurangi turnover karyawan: PIP membantu karyawan mengatasi kesenjangan keterampilan, dan menghemat waktu dan sumber daya yang digunakan untuk perekrutan dan orientasi karyawan baru.
• PIP memungkinkan tindakan tepat waktu saat kinerja memburuk, sehingga karyawan mengetahui ada masalah segera setelah masalah itu muncul.
• Menawarkan struktur dan arahan kepada karyawan yang kesulitan, sehingga mereka tidak bertanya-tanya apa yang perlu mereka lakukan untuk meningkatkan kinerja mereka.
Artikel Terkait
Hyundai Gandeng Bluebird Bawa Unit Khusus Kona Electric untuk Beroperasi di IKN Nusantara
Erina Gudono Diterima di Program Master University of Pennsylvania, yang Termasuk Kampus Ivy League
CEO Levi Strauss Bocorkan Rahasia Seberapa Sering Sebaiknya Kamu Mencuci Celana Jeans
Gelar Ekshibisi di Paris, Tekad Prabowo Bawa Pencak Silat Masuk Olimpiade
Benarkah Performance-Improvement Plan Dilakukan untuk Menyingkirkan Karyawan yang Tidak Diinginkan?
Apa Itu Performance Improvement Plan, dan Kapan Rencana Peningkatan Kinerja Diperlukan?
Siapa Mau Jadi PNS di Sekretariat PBB, Yuk Daftar UN Young Professionals Program (YPP) 2024