Mengenal Cold Message, yang Bikin Kita Lebih Mudah Terkoneksi dengan Influencer di LinkedIn

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 12:02 WIB
Ilustrasi: Cold message sekarang sering digunakan pengguna LinkedIn untuk terkoneksi dengan orang yang belum dikenal sebelumnya. (Pexels/Airam Dato-on/)
Ilustrasi: Cold message sekarang sering digunakan pengguna LinkedIn untuk terkoneksi dengan orang yang belum dikenal sebelumnya. (Pexels/Airam Dato-on/)

PejuangKantoran.com - Pernahkah kamu tiba-tiba menerima DM dari seseorang yang tidak kamu kenal di LinkedIn, dan ternyata ia menawarkan lowongan kerja buat kamu?

Atau kamu mengikuti salah satu influencer di LinkedIn yang rutin menuliskan tips dalam dunia kerja, dan suatu ketika kamu nekad menghubunginya melalui DM untuk meminta pendapatnya tentang suatu masalah?

Jika ya, itu artinya kamu sudah menerima dan mengirim cold message.

Baca Juga: 3 Cara Mengontak Seseorang yang Tidak Kamu Kenal Di LinkedIn untuk Mendapat Masukannya

Saat mencari kandidat yang tepat untuk mengisi suatu lowongan kerja, banyak rekruter yang mengirim cold message kepada orang yang ingin mereka tawari peluang tersebut.

Rekruter rupanya menemukan profil dan kualifikasi kandidat itu melalui LinkedIn dan menilainya akan cocok untuk mengisi lowongan yang ada.

Nah, kamu pun bisa menjangkau influencer di LinkedIn yang tidak kamu kenal secara pribadi dan ingin membangun hubungan yang produktif dengan mereka. Untuk itu kamu bisa mencoba mengirimkan cold message.

Apa itu cold message?

Kebanyakan orang cukup familiar dengan konsep cold message, meskipun mungkin tidak tahu istilahnya. Cold message adalah pesan yang kamu kirim pada seseorang tanpa interaksi sebelumnya, atau tanpa mereka harapkan.

Seseorang mungkin mengirim cold message ke perusahaan untuk menjual produknya, atau perwakilan SDM mungkin mengirim pesan pada kandidat yang mereka temukan di jejaring sosial profesional.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Sebagai Banking Staff

Berbeda dengan cold calling, yang menggunakan panggilan telepon untuk tujuan yang sama, cold messaging mengacu pada email dan direct message lainnya yang dikirim secara daring.

Pada dasarnya, cold message berfungsi menciptakan peluang yang tidak akan muncul tanpa campur tangan aktif. Namun, terkadang fungsinya juga “sekadar” membantu orang terkoneksi sehingga mereka dapat bekerja sama di masa mendatang.

Dari perspektif pemberi kerja atau perusahaan, cold message merupakan kunci keberhasilan perekrutan. Sebab, kandidat terbaik mungkin tidak mengetahui lowongan kerja tersebut sebelumnya.

Mereka tentu akan menghargai informasi tentang lowongan tersebut dari perwakilan perusahaan, selama pesan mereka sopan, informatif, dan ringkas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: LinkedIn, Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X