Kamu bisa menceritakan tentang momen di mana kamu bertemu mereka, informasi penyemangat yang kamu kumpulkan dari profil daring mereka, atau koneksi relevan lainnya, seperti pernah kuliah di universitas yang sama.
Lakukan follow up
Terkadang, cold message hilang di inbox penerima, atau penerima tidak segera merespons dan kemudian melupakannya. Meskipun follow up itu penting, pastikan kamu melakukannya dengan sopan dan dalam interval yang wajar.
Baca Juga: Mengapa CEO Boeing yang Baru Kelly Ortberg Pilih Ngantor di Seattle, Kantor Pusatnya yang Lama?
Tunggu beberapa hari untuk mendapatkan respons sebelum mengirim follow up yang sekadar memberi tahu penerima bahwa kamu tetap antusias untuk membahas peluang dengan mereka.
Hal tersebut akan membuatnya yakin bahwa kamu benar-benar tertarik dengan kualifikasi spesifiknya, dan tidak melakukan banyak komunikasi dengan siapa pun yang memungkinkan.
Bertemanlah di jejaring sosial profesional
Kamu bisa mengirim cold message melalui email atau jejaring sosial, tetapi jejaring sosial profesional seperti LinkedIn akan lebih disukai.
Media ini memungkinkan penerima untuk menjelajahi latar belakang kamu, dan memastikan bahwa kamu benar-benar seperti yang kamu katakan.
Mereka juga bisa mengakses informasi tentang perusahaan kamu dan para pemimpinnya dengan mudah, sehingga mereka bisa memutuskan dengan lebih baik apakah peluang tersebut layak untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Lowongan Kerja di PT Nestle Indonesia Sebagai Management Trainee, Buruan Lamar!
Meskipun biasanya kamu menghindari mengirim DM ke media sosial pribadi seseorang tentang subjek yang berhubungan dengan bisnis, jika orang tersebut menggunakan media sosialnya untuk tujuan komersial, direct message juga bisa berfungsi dengan baik.
Tekankan kualitas daripada kuantitas
Ketika kamu perlu mengisi suatu lowongan kerja, kamu mungkin cenderung mengirimkan banyak cold message. Namun, mengirim pesan lebih sedikit dengan kualitas yang lebih baik mungkin akan lebih cepat direspons.
Buat pesan yang cukup singkat, enak dibaca, tapi informatif. Kalau kamu hanya ingin mengisi beberapa posisi yang kosong, atau bahkan hanya satu posisi, pesan seperti itu akan mampu membangun koneksi secara efisien dengan orang-orang yang paling memenuhi syarat.
Artikel Terkait
8 Penulis Novel Baru Bahas Karya Debut Mereka, dari Soal Time Travel hingga Bertukar Suami
Fit Hub Buka Lowongan Kerja Jadi Senior Copywriter, Minat Coba?
Rilis Trailer Laura, Manoj Punjabi Anggap Kisah Laura Edelenyi Lebih Seram daripada Film Horor
Mulai Kewalahan dengan Pekerjaan? Gini Cara Menetapkan Batasan Kerja biar Nggak Lelah dan Jenuh
Shopee Pindahkan Karyawan Satu Departemen Ke Solo dan Yogyakarta, Berapa Penghematannya?
Mengapa Karyawan yang Mumpuni Menjadi Tidak Kompeten ketika Diangkat Jadi Manager?
Wajib Tahu: Apa Sih Beda Asuransi Kesehatan Tradisional dan Asuransi Kesehatan Unit Link?