Monotasking Vs Multitasking di Pekerjaan: Mana Lebih Produktif?

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 08:16 WIB
Ilustrasi multitasking (Freepik/ DC Studio)
Ilustrasi multitasking (Freepik/ DC Studio)

1. Latih Deep Work
Alih-alih bekerja dalam waktu singkat, luangkan waktu 2 hingga 4 jam setiap hari untuk menyelesaikan satu proyek tanpa gangguan. Ini dapat menurunkan stres kerja secara signifikan.

2. Hilangkan Gangguan di Lingkungan Kerja
Monotasking tidak hanya tentang fokus, tetapi juga mengeliminasi distraksi. Matikan ponsel, aplikasi, atau notifikasi lainnya. Sediakan waktu di kalender untuk "do not disturb" dan dengarkan suara latar yang menenangkan.

3. Tetapkan Niat dengan Hati-hati
Tanyakan pada diri sendiri: Apa yang bisa kamu lakukan hari ini yang akan memberikan makna dan tujuan? Fokuskan hari kerjamu pada dua hal terpenting yang dapat memberikan dampak besar.

Baca Juga: Penelitian Baru: Manfaat Kesehatan Kopi dan Teh dalam Mencegah Penyakit Jantung dan Diabetes

4. Jadwalkan Hari Sesuai Waktu Produktif
Setiap orang memiliki waktu-waktu tertentu ketika mereka paling produktif. Setelah menemukan waktu-waktu tersebut, pastikan untuk menjadwalkan tugas-tugas beratmu di waktu tersebut.

5. Fokus pada Hal yang Penting
Ingatlah, di akhir hidup kita, tidak ada yang akan mengingat seberapa cepat kita membalas email. Yang lebih penting adalah pengalaman dan kegiatan yang memberikan makna dalam hidup kita.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Readers's Digest

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X