Orang Kaya yang Terlahir Miskin Ternyata Punya Kebiasaan yang Menjadikannya Sukses

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 6 November 2024 | 22:16 WIB
Oprah Winfrey adalah salah satu contoh orang kaya yang terlahir miskin. (Oprah)
Oprah Winfrey adalah salah satu contoh orang kaya yang terlahir miskin. (Oprah)

PejuangKantoran.com - Tumbuh besar dalam kemiskinan tentu saja sangat sulit. Namun, tak sedikit orang yang mampu bangkit untuk mencapai kesuksesan yang luar biasa.

Ternyata, ada rahasia bagaimana orang yang terlahir miskin bisa menjadi kaya. Orang yang mampu bangkit dari kemiskinan biasanya melakukan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang membuat mereka memiliki ketahanan, ketabahan, dan akhirnya, kemakmuran.

Berikut adalah lima kebiasaan orang miskin agar menjadi kaya:

Baca Juga: BRI Mendukung Profesionalisme & Peningkatan Kompetensi Jurnalis Lewat BRI Fellowship Journalism 2025

1. Belajar

Bagi banyak orang yang bangkit dari kemiskinan menuju kesuksesan, perjalanannya dimulai dengan belajar.

Ini karena mereka menyadari sejak awal bahwa pengetahuan adalah pintu gerbang menuju pertumbuhan, peningkatan, dan peluang.

Caranya bisa dengan memelajari keterampilan baru, mendapatkan wawasan dari buku, atau belajar dari orang-orang di sekitarnya. Intinya, mereka memrioritaskan pembelajaran sebagai tujuan hidup.

Menurut Randall Bell, yang telah mempelajari kesuksesan selama lebih dari 25 tahun, orang yang membaca tujuh buku atau lebih setiap tahunnya memiliki kemungkinan 122% lebih besar untuk menjadi jutawan daripada yang membaca kurang dari tiga buku.

2. Mengembangkan etos kerja yang kuat

Baca Juga: Berkat Kerja Sama dengan BRI, Pengusaha Muda HIPMI Tak Khawatir dengan Akses Permodalannya

Tumbuh dalam keluarga berpenghasilan rendah, membuat orang belajar mengenai nilai kerja keras sejak dini.

Kemiskinan membuat orang menyadari bahwa kesuksesan tidak akan jatuh begitu saja ke pangkuan, tetapi harus mendapatkannya.

Salah satu etos kerja orang yang ingin bangkit dari kemiskinan menuju kesuksesan adalah memahami bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih rendah.

Betapapun kecilnya, pekerjaan tersebut tetap menjadi batu loncatan menuju hal-hal yang lebih besar. Ditambah dengan tekad dan ketekunan, ini akan membantu orang bangkit dari kemiskinan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Baseline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X