Padahal kesembuhan itu salah satunya dipengaruhi juga oleh ketenangan dan kenyamanan pasien.
Tidak beda dengan wawancara. Kesan pewawancara terhadap yang diwawancarai itu juga akan menjadi salah satu faktor dalam keputusan menerima atau tidak. Menurut oliverwicks.com,
Wawancara kerja bukan hanya tentang keterampilanmu, namun tentang seberapa baik kamu akan bekerja dalam tim. Seberapa sesuai kamu dengan cita-cita organisasi. Dan semampunya kamu bertindak sebagai 'avatar' bagi bisnis dalam berurusan dengan klien dan masyarakat.
Perilaku - mulai dari pilihan pakaian hingga sikap kamu secara menyeluruh - akan berperan besar dalam menentukan apakah kamu bisa membuat kesan pertama yang penting dengan cara yang benar.
Baca Juga: Pakai Celana Pendek untuk Wawancara Kerja? Baju Kerja Gen Z Di Kantor Sudah Berubah Total!
Pakaian wawancara memang akan disesuaikan dengan bidang atau organisasi yang akan mewawancarai kamu. Di beberapa bidang, kamu wajib berpakaian rapi bahkan memakai setelan jas. Misal di bidang akunting, bisnis, sales-marketing.
Namun di bidang-bidang kreatif, pakaian kasual tidak menjadi masalah saat wawancara. Asalkan tetap rapi. Juga pakaian kamu dengan posisi yang kamu incar.
Selain itu, sesuaikan juga dengan level jabatan yang kamu lamar. Misal, berpakaian seperti manajemen menengah untuk wawancara tingkat pemula, justru bisa membuat pewawancara menganggap kamu terlalu berkualifikasi dan berharap terlalu banyak.
Jadi, seimbangkan aspek-aspek ini dengan hati-hati.
Rekomendasi pilihan warna pakaian
Nah warna-warna pakaian berikut ini bisa menunjukkan karakter:
Hitam: Hitam itu canggih dan eksklusif, tetapi juga keras dan kuat. Meskipun warna ini mungkin cocok untuk posisi manajer tertinggi, namun kesannya terlalu 'dingin' untuk peran yang berhubungan dengan pelanggan.
Tidak disarankan untuk wawancara tingkat pemula.
Biru: Biru navy khususnya, adalah salah satu warna jas terbaik untuk wawancara. Terkesan canggih dan elegan. Kamu jadi tampak lebih mudah didekati dan terbiasa bekerja dalam tim. Meski begitu, tetap menunjukkan kemandirian dan kemampuan berpikir mandiri.
Artikel Terkait
Tanda-tanda Pewawancara Tidak Tertarik Lagi pada Kandidat saat Wawancara Kerja Masih Berlangsung
Mau Sukses Wawancara Kerja Atau Presentasi Bisnis? Kuasai Elevator Pitch!
5 Tips Kuasai Elevator Pitch Agar Wawancara Kerja atau Presentasi Bisnis Kamu Sukses
Memakai Strategi Sales saat Wawancara Kerja Bikin Kamu Jadi Kandidat Terbaik, Gimana Caranya?
Bertahan di Lingkungan Kerja yang Toxic Bisa Dimulai sejak Sesi Wawancara Kerja