Bukan Hanya Karyawan yang Harus Mengusahakan Work-Life Balance, tapi juga Atasan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 19 November 2024 | 10:05 WIB
Ilustrasi: Atasan dan karyawan harus sama-sama mengupayakan work-life balance. (Freepik)
Ilustrasi: Atasan dan karyawan harus sama-sama mengupayakan work-life balance. (Freepik)

PejuangKantoran.comWork-life balance atau keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi adalah konsep hidup untuk mengelola karir dan kehidupan pribadi secara efektif agar kamu produktif di tempat kerja, tetapi tetap punya kehidupan sosial.

Ini penting dilakukan untuk mengurangi stres, membantu mencegah burnout, meningkatkan kepuasan kerja, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Untuk melakukannya, diperlukan kerja sama karyawan dan atasan. Berikut adalah peran karyawan dan atasan untuk mencapai work life balance.

Baca Juga: 5 Tips Keuangan Buat Anak Muda: Mulai Nabung dan Awas Latte Factor!

Strategi karyawan dalam mencapai work-life balance

Karyawan harus mengambil langkah proaktif untuk mengatur waktu dan memprioritaskan kesejahteraan diri. Berikut adalah beberapa strategi untuk mencapai work-life balance:

Tetapkan batasan. Tentukan dengan jelas waktu kerja dan waktu pribadi. Hindari untuk memeriksa email atau bekerja selama menjalani waktu pribadi.

Prioritaskan pekerjaan. Fokus pada pekerjaan dengan prioritas tinggi dan delegasikan atau tunda pekerjaan dengan prioritas lebih rendah. Dengan melakukan manajemen waktu yang efektif seperti ini, kamu bisa mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas.

Beristirahat. Jadwalkan waktu istirahat yang teratur sepanjang hari untuk beristirahat dan memulihkan tenaga. Melakukan istirahat sejenak seperti ini dapat meningkatkan fokus dan mencegah burnout.

Berlatih merawat diri sendiri. Lakukan dalam aktivitas yang meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional. Misalnya saja olahraga, meditasi, dan melakukan hobi yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: Kini WNA yang Ingin Memperpanjang Visa on Arrival Harus Menjalani Verifikasi Kantor Imigrasi

Komunikasikan kebutuhan diri. Komunikasikan kebutuhan diri akan keseimbangan kehidupan kerja kepada manajer. Jika perlu, minta dukungan dan fleksibilitas darinya untuk melakukan work-life balance.

Peran manajer dalam mendukung work-life balance

Manajer dapat memainkan peran penting dalam mendorong keseimbangan kehidupan kerja pada karyawannya. Caranya dengan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan fleksibel.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan manajer untuk mendukung anggota timnya:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: People Manager

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X