PejuangKantoran.com - Dalam era digital, keamanan siber menjadi perhatian utama, namun penggunaan password lemah masih menjadi tantangan global.
Laporan tahunan NordPass 2024 mengungkapkan bahwa password seperti “123456” tetap menjadi pilihan utama banyak pengguna di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Masalah ini tidak hanya membahayakan keamanan pribadi tetapi juga perusahaan.
Di Indonesia, password "123456" menempati urutan pertama dalam daftar kata sandi paling umum, diikuti oleh "12345" dan "qwerty123".
Baca Juga: Jangan Buat Password Lemah, Ini Cara Meningkatkan Keamanan Password
Berikut adalah daftar 20 besar password paling sering digunakan di Indonesia pada tahun 2024:
- 123456
- 12345
- qwerty123
- 12345678
- qwerty1
- 123456789
- bismillah
- 1234567890
- password
- qwerty
- 1234567
- santoso7
- rahasia
- Qwerty123
- Qwerty1234
- admin
- Qwerty123!
- indonesia
- Qwerty1!
- sayang
Baca Juga: 5 Tips Keuangan Buat Anak Muda: Mulai Nabung dan Awas Latte Factor!
Password ini menunjukkan kecenderungan untuk menggunakan pola sederhana, istilah religius, nama lokal, atau kata-kata penuh kasih sayang. Hal ini mencerminkan budaya dan kebiasaan masyarakat Indonesia, namun juga memperbesar risiko keamanan siber.
Bandingkan dengan Negara Lain: Indonesia dalam Lanskap Global
Masalah penggunaan password lemah bukan hanya milik Indonesia. Di berbagai negara, pola serupa juga terlihat. Di Inggris dan Australia, misalnya, "password" menjadi pilihan paling populer. Di Kanada dan Norwegia, "qwerty123" naik ke puncak daftar.
Namun, perbedaan budaya juga tercermin dari preferensi password. Misalnya:
- Amerika Serikat: Password yang berisi pola numerik seperti "123456789" dan nama populer seperti "iloveyou" sering muncul.
- India: Kombinasi angka sederhana tetap mendominasi, tetapi nama depan atau istilah religius seperti "ganesha" juga sering digunakan.
- Jepang: Kata-kata seperti "password" dalam bahasa lokal dan kombinasi numerik sederhana mendominasi.
Baca Juga: Wamildan Tsani Panjaitan: Pilot Berpengalaman dan Dirut Lion Air yang Kini Memimpin Garuda Indonesia
Yang mencolok, sekitar 78% dari password yang paling umum di dunia dapat diretas dalam waktu kurang dari satu detik menggunakan metode brute-force. Di Indonesia, tren ini mencerminkan kurangnya kesadaran tentang pentingnya keamanan password.
Kemudahan akses teknologi tanpa edukasi yang memadai menjadi salah satu penyebab utama. Pengguna sering kali memilih kenyamanan daripada keamanan, menggunakan password sederhana yang mudah diingat meskipun berisiko tinggi.
Artikel Terkait
6 Aktivitas Normal bagi Kebanyakan Orang yang Dianggap Membosankan bagi Orang Cerdas
8 Poin Penting Yang Harus Kamu Pahami Sebelum Meminta Kenaikan Gaji Kepada Atasan
Lihat Cara Kerja Dokter Bedah: Di Mana Dokter Menyimpan Cincin Kawinnya saat Operasi?
Mendadak Ditunjuk Jadi Leader? Pelajari Cara Mengasah Keterampilan Leadership Kamu
Kenaikan Jabatan Tak akan Datang Sendiri, Ini Peran Karyawan dan Atasan dalam Pertumbuhan Karirmu
PNS Boleh Ajukan Cuti dengan Alasan Penting dan Tetap Digaji, Asalkan Memenuhi Kondisi Ini
Jangan Langsung Resign, Ini Cara Bertahan saat Bekerja dengan Rekan Kerja yang Tak Disukai
Password Terpopuler dan Paling Mudah Ditebak di Indonesia Tahun 2024
Bukan Hanya Karyawan yang Harus Mengusahakan Work-Life Balance, tapi juga Atasan
Jangan Buat Password Lemah, Ini Cara Meningkatkan Keamanan Password