4 Keterampilan Ini Hampir Dilupakan di Dunia Kerja, Bagaimana Cara Mengasahnya Kembali?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 4 Desember 2024 | 14:10 WIB
Kemampuan mendengarkan adalah salah satu soft skill yang tak tergantikan oleh AI. (Freepik)
Kemampuan mendengarkan adalah salah satu soft skill yang tak tergantikan oleh AI. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Kamu pasti tahu tahu Piramida Agung di Giza. Namun, tahukah kamu kalau menurut penelitian terbaru, salah satu pencapaian luar biasa dalam sejarah ini dikerjakan oleh tim pengrajin terampil yang bekerja secara bergantian?

Nah, keterampilan yang luar biasa tersebut sayangnya perlahan mulai hilang seiring waktu.

Piramida tersebut seharusnya bisa menjadi pengingat kalau keterampilan manusia dapat hilang jika tidak terus digunakan dan dikembangkan.

Di dunia modern saat ini, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mempercepat pergeseran kebutuhan keterampilan. Akibatnya, banyak perusahaan menghadapi kekurangan tenaga kerja terampil yang sesuai.

Padahal, tidak semua keterampilan manusia dapat digantikan oleh teknologi.

Selain keterampilan teknis, perusahaan juga sangat membutuhkan karyawan dengan soft skill baik, seperti berpikir kritis, kreativitas, empati, dan mendengarkan secara aktif.

Survei menunjukkan bahwa 67% pekerja bersedia pindah kerja demi mendapatkan kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru. Ini menunjukkan bahwa banyak perusahaan belum sepenuhnya berfokus pada pengembangan soft skill.

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Kemampuan Komunikasi untuk Karyawan Agar Karir Melejit

Berikut adalah empat keterampilan penting yang perlu diperhatikan agar tetap relevan di dunia kerja.

  1. Mendengarkan secara aktif

Kemampuan mendengarkan sering diabaikan di dunia yang penuh perbedaan pendapat.

Banyak pekerja merasa pendapat mereka tidak didengar. Padahal mendengarkan secara aktif tidak hanya sekadar mendengar, tetapi juga memahami, menganalisis, dan merespons dengan tepat.

Keterampilan ini paling efektif dalam komunikasi dua arah, di mana pertukaran pandangan dapat terjadi.

Untuk mengembangkannya, cobalah berdiskusi tanpa gangguan dengan seseorang yang memiliki sudut pandang berbeda. Lalu, ulangi kembali apa yang telah didengar untuk memastikan pemahaman.

Baca Juga: Dikacangin Memang Bikin Gondok, Begini Cara Membuat Orang Mendengarkan Saat Kamu Bicara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X