4 Cara untuk Menyembuhkan Diri setelah Keluar dari Pekerjaan dengan Lingkungan Kerja Toxic

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 13 Desember 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Setelah keluar dari pekerjaan dengan lingkungan kerja yang toxic, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan. (Freepik/People Creations)
Ilustrasi: Setelah keluar dari pekerjaan dengan lingkungan kerja yang toxic, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan. (Freepik/People Creations)

PejuangKantoran.com - Meninggalkan pekerjaan di lingkungan kerja yang toxic tidak semudah kelihatannya. Begitu kamu keluar, belum tentu perasaan yang kamu rasakan saat di tempat kerja akan langsung hilang.

Jadi, saat kamu telah mengumpulkan keberanian untuk resign dari tempat kerja yang tidak sehat, masih ada pekerjaan lain yang harus dilakukan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk memastikan bahwa kamu sudah benar-benar “sembuh” setelah keluar dari pekerjaan tersebut:

Baca Juga: Pekerjaan Sampingan berdasarkan Zodiak yang Boleh Kamu Coba karena Valid Banget!

1. Renungkan dan tuliskan

Bekerja di lingkungan kerja toxic dapat merusak kesehatan fisik dan mental.
Jadi, penting untuk merenungkan apa yang membuat lingkungan tersebut tidak nyaman, dan apa tanda-tanda yang kamu kenali di awal agar bisa dijadikan pengalaman saat mencari pekerjaan baru.

Membuat jurnal bisa menjadi cara yang bagus untuk mengevaluasi perasaan dan melihat masalah dengan lingkungan kerja.

2. Hidupkan kembali nilai dan bakat diri

Intimidasi dan pelecehan di tempat kerja bisa membuat kamu melupakan kalau kamu memiliki nilai dan bakat diri yang sangat berharga.

Kamu harus menghidupkan kembali kedua hal tersebut sebelum mencari pekerjaan baru. Caranya dengan mencatat pencapaian yang telah kamu buat dalam karir untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Baca Juga: 5 Cara Menghadapi Orang yang Suka Ngatur, tanpa Mengatakan Apapun!

3. Fokus pada kesehatan mental

Kamu pasti pernah mengalami stres dan kecemasan ekstrem terkait pekerjaan, yang bisa diperparah ketika bekerja di lingkungan kerja yang toxic. Hal ini tentu bisa berdampak buruk pada kesehatan mental kamu.

Jadi, setelah keluar dari pekerjaan tersebut, kembali jaga diri kamu sendiri dengan memeriksa apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental saat ini.

Ubah prioritas utama diri dengan menjadi kesehatan mental lebih penting di atas pekerjaan. Terapkan ini saat kamu bekerja di tempat baru nanti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X