PejuangKantoran.com - Konsep love language pasti sudah menjadi pegangan buat para pasangan. Konsep ini bermula dari buku "The 5 Love Languages" karya Gary Chapman yang terbit tahun 1992.
Buku ini membantu pasangan saling memahami karakter dan kebiasaan masing-masing. Konsep yang dimaksud adalah adanya lima bahasa cinta yang berbeda, yang digunakan pasangan untuk mengekspresikan dan merasakan cinta.
Mengetahui cara pasangan mengekspresikan cinta akan sangat membantu kita merasa dicintai tanpa keraguan lagi.
Baca Juga: Acara Tukar Kado di Kantor Ternyata Malah Sering Bikin Karyawan Jadi Stres, Tahu Kenapa?
Namun, konsep "bahasa cinta" ternyata tidak hanya berlaku dalam hubungan pribadi, tetapi juga bisa diterapkan di tempat kerja.
Tahun 2007, Chapman bermitra dengan psikolog dan pelatih kepemimpinan Paul E. White untuk menulis "The 5 Languages of Appreciation in the Workplace."
White mengatakan konsep tersebut bertujuan mendorong organisasi yang lebih efektif dan berfungsi dengan baik dengan menjelaskan cara bersyukur di tempat kerja.
Memahami cara rekan kerja merasa dihargai dapat meningkatkan suasana kerja dan produktivitas yang lebih baik.
Bahasa cinta di tempat kerja
Dr. Gary Chapman memperkenalkan lima love language di tempat kerja:
Baca Juga: Menyampaikan PHK melalui Pesan Teks dan Email Semakin Dinormalisasi, Apa Dampaknya buat Karyawan?
Kata-kata afirmasi: Ucapan positif yang membangun semangat.
Waktu berkualitas: Memberikan perhatian penuh kepada rekan kerja.
Memberikan reward: Memberikan sesuatu sebagai tanda penghargaan.
Tindakan pelayanan: Membantu meringankan beban pekerjaan.
Sentuhan fisik: Kontak fisik yang menunjukkan dukungan, seperti jabat tangan.
Di lingkungan kerja, bahasa cinta ini diterjemahkan menjadi "bahasa apresiasi". Memahami bahasa apresiasi rekan kerja dapat memperkuat hubungan dan meningkatkan kepuasan kerja.
Mengapa perlu memahami bahasa apresiasi?
Setiap orang punya cara berbeda untuk merasa dihargai. Ada yang senang dipuji, ada yang senang menerima reward, ada pula yang lebih suka dibantu saat bertugas. Dengan mengetahui preferensi ini, kita bisa:
Artikel Terkait
Liburan Nataru 2024: Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan, Tren Staycation Meningkat
Klarifikasi CEO Octopus Tegaskan Hamish Daud Tak Ada Sangkut-pautnya dengan Gaji Karyawan
Kenaikan PPN Menjadi 12 Persen Berpengaruh Pada Tabungan? Lakukan Hal-Hal Berikut Ini Agar Aman!
Passive Income Alternatif Tambahan Penghasilan Bagi Karyawan. Berikut Contohnya!
Jeruk Gerga Curup: Meningkatkan Ekonomi Lokal dan Pariwisata Berkat Dukungan BRI
Tips Memilih Tempat Duduk Ekonomi Terbaik untuk Penerbangan Jarak Jauh
Memahami Ketidakpastian Ekonomi 2025, Harus Ngapain Biar Nggak Boncos?