PejuangKantoran.com - Dulu, bekerja di gedung-gedung tinggi adalah impian banyak orang, termasuk anak muda.
Namun, bagi generasi muda saat ini, istilah “budak korporat” lebih menggambarkan realita pekerja di gedung-gedung perkantoran dengan segala tuntutannya yang tinggi.
Itulah yang membuat anak muda semakin merasa bahwa dunia kerja tidak lagi sejalan dengan kebutuhan mereka, terutama di tengah meningkatnya biaya hidup saat ini.
Baca Juga: Yuk, Kerja Remote dari Selandia Baru! Pemerintah Terapkan Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing
Meski generasi sebelumnya sering mengkritik etos kerja Gen Z, tetapi ada alasan kuat mengapa banyak dari mereka yang mulai kehilangan minat jadi budak korporat. Berikut beberapa di antaranya.
1. Kurangnya fleksibilitas
Selain bekerja, generasi muda sebenarnya juga memiliki berbagai tanggung jawab lain, seperti melanjutkan pendidikan atau merawat keluarga.
Survei dari Future Forum menunjukkan bahwa 94% pekerja menginginkan fleksibilitas lebih dalam pekerjaan mereka.
Sayangnya, masih sedikit perusahaan menerapkan jam kerja fleksibel sehingga banyak anak muda lebih memilih untuk tidak bekerja di “9 to 5”.
2. Kerja lembur tanpa bayaran
Baca Juga: Kamu Bisa Lihat Tanda-tanda Lingkungan Kerja yang Toxic sejak Wawancara Kerja, Ini Caranya!
Generasi muda semakin sadar akan pentingnya keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan atau work-life balance.
Dengan tekanan kerja yang sudah tinggi, lembur tanpa bayaran justru memperburuk keadaan.
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang terbiasa bekerja tanpa kompensasi tambahan, banyak anak muda memilih meninggalkan pekerjaan yang tidak menghargai waktu dan tenaga mereka.
Artikel Terkait
Meski Bisa Beli Mobil Sport Mewah Tapi Budaya Kerja di Dubai Sangat Keras, Masih Minat?
Makin Dewasa, Sebaiknya Hindari 8 Tipe Orang Seperti Ini untuk Jadi Teman, Bikin Capek Jiwa Raga!
Saatnya Membangun Hubungan Harmonis dengan Atasan di Awal Tahun! Coba Ikuti 4 Panduan Ini
Perayaan Mati Rasa Angkat Tema Mengikhlaskan Kepergian Seseorang Dari Berbagai Macam Sudut Pandang
Masih Ada Peluang untuk Ikut Seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Batch 3, Pendaftaran Terakhir 15 Februari 2025
Begini Peran AI Dalam Membuat Surat Lamaran Kerja, Serta Contoh-contoh Prompt Untuk Keperluan Itu
BRI UMKM EXPO(RT) dan Microfinance Outlook 2025 Mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto