Pejuangkantoran.com - Kerja magang saat ini menjad salah satu buruan mahasiswa tahun akhir atau lulusan baru (fresh graduate). Ini karena magang bisa menjadi jembatan transisi antara dunia kampus dengan dunia kerja.
Pada dasarnya magang adalah tahapan belajar. Meskipun dalam Permenaker No.6 Tahun 2020 mengatur mengenai hak dan kewajiban peserta magang yang dituangkan dalam Pasal 13 dan Pasal 14, salah satunya dijelaskan soal hak mendapatkan uang saku (dibayar), namun pada kenyataannya ada juga magang yang tidak dibayar.
Lalu, apa perbedaan antara magang dibayar dengan magang tak dibayar? Berikut ini beberapa hal yang membedakan antara magang dibayar da tidak dibayar menurut indeed.com:
- Kompensasi
Di dalam magang yang dibayar, kamu mungkin memperoleh upah minimum. Upah pemagang biasanya lebih rendah dari upah karyawan, karena magang dibayar ini masih memerlukan pelatihan tambahan dan tidak dapat melakukan semua tugas yang sama seperti karyawan.
Sementara magang yang tidak dibayar, tentu saja kamu tidak menerima kompensasi uang. Namun, biasanya kamu akan menerima kredit akademik sebagai syarat kelulusan.
- Pelatihan
Semua jenis magang akan mendapatkan pelatihan. Kemungkinan bedanya adalah pekerja magang yang tidak dibayar mungkin memerlukan pengawasan lebih.
Dalam program magang yang tidak dibayar, pemberi kerja menyediakan pelatihan pendidikan. Bagi pemagang yang tidak dibayar akan mendapatkan mentor untuk membimbing mereka melalui program tersebut.
- Tugas
Pemagang yang tidak dibayar tugasnya beda dari karyawan yang dibayar. Sebagai pemagang yang tidak dibayar, tugas pekerjaanmu sering kali bersifat membantu dan memberi kesempatan padamu untuk mengamati dan belajar dari karyawan lain.
Baca Juga: Peraturan Yang Harus Diketahui Pemagang Agar Paham Hak dan Kewajiban Selama Magang
- Jam kerja
Dalam kedua jenis magang, pemberi kerja membuat penyesuaian untuk jadwal kuliah mahasiswa. Magang yang tidak dibayar mungkin memiliki jam kerja yang lebih fleksibel dan mungkin bekerja lebih sedikit daripada magang yang dibayar. Pemagang yang dibayar lebih mirip dengan pekerja tradisional, sehingga ia mungkin bekerja lebih lama.
- Kandidat
Mahasiswa tahun akhir dapat mencari magang tidak dibayar untuk memenuhi persyaratan kelulusan. Untuk kandidat seperti ini, pengalaman magang lebih utama daripada kompensasi finansial.
Namun kandidat dengan status mahasiswa juga dapat bekerja di magang dibayar. Karena bayaran/honor adalah faktor motivasi dalam magang ini, maka ia akan bersaing dengan lulusan baru yang juga dapat melamar magang ini.
Artikel Terkait
Rekruter Bisa Tahu Kamu Menulis Surat Lamaran dengan ChatGPT dari Tanda-tanda Ini!
3 Cara supaya Lamaran Kerja dan CV Kamu Lolos Applicant Tracking System
Pastikan Kamu Tidak Melakukan 5 Kesalahan Ini di CV, Bisa Bikin Lamaran Kamu Ditolak Rekruter!
7 Langkah yang Harus Kamu Perhatikan Saat Membuat Esai yang Menarik untuk Lamaran Program Magang
Studi: Jangan Sembarangan Kirim Banyak Lamaran Kerja, Bisa Bahaya!
Cara Menunjukkan Keterampilan Kamu Dalam Memecahkan Masalah Dalam Surat Lamaran dan Resume
Begini Peran AI Dalam Membuat Surat Lamaran Kerja, Serta Contoh-contoh Prompt Untuk Keperluan Itu