Banyak dari Gen Z yang menyalahkan teknologi sebagai penyebab masalah mereka.
Lebih dari dua pertiga Gen Z mengatakan bahwa teknologi telah membuat mereka merasa kurang terhubung dan lebih terisolasi dari orang lain di tempatnya bekerja.
Hampir 80% mengatakan bahwa perusahaan lebih berfokus pada teknologi untuk “terhubung” orang lain daripada membina “hubungan tatap muka.”
Gen Z justru ingin melihat perusahaan mereka mengalokasikan lebih banyak pengeluaran untuk acara-acara kantor agar membantu mereka membangun hubungan bisnis yang lebih kuat.
Baca Juga: Soft Skills yang Paling Penting untuk Para Gen Z di Tempat Kerja
CEO Freeman Janet Dell mengatakan bahwa hasil survei tersebut menjadi bukti bahwa Gen Z sebenarnya tidak ingin bersembunyi di balik layar.
Mereka justru secara aktif mencari kesempatan untuk membangun keterampilan interpersonal dan hubungan profesional yang bermakna.
“Justru generasi inilah yang memiliki pemahaman canggih tentang kapan teknologi bisa membantu mereka dan kapan bisa menghalangi hubungan yang sesungguhnya,” ujarnya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Tren Pekerja Yang Memilih Untuk WFH atau Remote Working Meningkat. Ini Kendala Dan Solusinya!
Gen Z Suka Remote Working Tapi Tak Suka Diawasi. Peran Manajer Tergantikan Oleh AI?
Punya Alasan Kuat, Ini 7 Aturan Kerja Tak Tertulis yang Tak Mau Diikuti oleh Pekerja Gen Z
Berkat Tren TikTok, Barang KW Tak Lagi Memalukan bagi Gen Z. Justru Bisa Jadi Langkah Penghematan!
Meski Suka Mengambil Risiko, untuk Investasi Gen Z Ternyata Lebih Suka Main “Aman”