7 Keuntungan Menjadi Individual Contributor daripada Menjadi Manajer yang Mengelola Anak Buah

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 18 Februari 2025 | 08:34 WIB
Ilustrasi: Salah satu keuntungan menjadi individual contributor adalah kamu jadi lebih fokus pada pekerjaan. (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Salah satu keuntungan menjadi individual contributor adalah kamu jadi lebih fokus pada pekerjaan. (Freepik/Pressfoto)

5. Bisa fokus pada pekerjaan

Salah satu keuntungan terbesar menjadi individual contributor adalah bisa masuk ke dalam "flow state"—keadaan di mana kamu sangat fokus sehingga waktu terasa berlalu begitu saja. Ini sulit dicapai jika kamu seorang manajer yang harus bolak-balik mengurus rapat dan komunikasi tim.

6. Lebih fleksibel dalam mengatur waktu

Sebagai manajer, kalendermu mungkin akan penuh dengan meeting, one-on-one dengan anggota tim, dan berbagai rapat strategis. Jika kamu lebih suka bekerja dengan waktu yang fleksibel dan minim gangguan, menjadi individual contributor bisa membuat kamu bekerja lebih produktif.

Baca Juga: Lirik Peluang Usaha Ramah Lingkungan, Anita Egyanti Olah Limbah Jati Jadi Produk Multifungsi

7. Punya otonomi lebih besar

Semakin ahli kamu dalam bidangmu, semakin besar kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan. Individual contributor dengan keahlian mendalam sering kali memiliki kebebasan dalam cara mereka bekerja, berbeda dengan manajer yang harus mengikuti kebijakan perusahaan dalam mengelola tim.

Pada akhirnya, pilihan antara tetap menjadi individual contributor atau masuk ke posisi manajerial harus disesuaikan dengan minat dan kelebihanmu.

Jika kamu lebih menikmati pekerjaan teknis, lebih suka bekerja secara mandiri dan merasa tidak nyaman dengan beban kepemimpinan, tidak ada salahnya tetap berada di jalur ini.

Menjadi individual contributor juga bukan berarti karirmu akan stagnan. Justru, jika kamu menekuni bidangmu dengan baik, kamu bisa menjadi seorang ahli yang berpengaruh dan tetap mendapatkan penghargaan serta pengakuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: LinkedIn, Humansofmartech.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X