PejuangKantoran.com - Tren ghosting di tempat kerja dapat muncul dalam berbagai cara. Lalu, apa yang harus kamu lakukan jika di-ghosting oleh rekan kerja?
Jajak pendapat yang dilakukan Monster, menemukan bahwa 77% pekerja merasa kesal saat rekan kerja mengabaikan pesannya. Ini lebih dari sekadar menyakiti perasaan, tetapi juga merusak moral.
Selain itu, komunikasi yang tidak efektif juga menciptakan hambatan yang merugikan dalam kolaborasi, produktivitas, dan pengambilan keputusan.
Baca Juga: Made In Bali, Kisah Cinta Segitiga Berlatar Keluarga Seniman dan Adat Budaya Bali
Menurut Jessica Guistolise, pembuat Lucid Software, seiring dengan miskomunikasi yang terus terjadi, fenomena ghosting di tempat kerja menjadi semakin umum.
Namun, Guistolise menekankan bahwa ghosting di tempat kerja biasanya bukan karena niat buruk. Ini sering kali merupakan hasil sampingan dari seseorang yang kewalahan menerima pesan di berbagai platform.
Ghosting bisa terjadi ketika seseorang menghindari merespon karena tidak memiliki jawaban yang jelas, merasa tertekan, atau tidak yakin bagaimana cara menyampaikan kabar buruk.
Strategi menghindari ghosting oleh rekan kerja
Guistolise membagikan beberapa langkah strategis yang bisa dilakukan untuk meminimalisir ghosting.
- Perjelas ekspektasi di awal
Dia mengakui bahwa ketika ekspektasi tidak jelas, pekerjaan akan terhenti, pesan-pesan tidak terjawab, dan rasa frustrasi mulai muncul.
Kiat pertamanya untuk mencegah ghosting di tempat kerja adalah menetapkan ekspektasi yang jelas dengan tim sejak awal.
“Pastikan semua orang memiliki pemahaman yang sama, termasuk menetapkan tenggat waktu yang jelas, kerangka waktu respons, protokol rapat, mekanisme umpan balik, dan proses yang jelas untuk menyelesaikan konflik,” katanya.
Baca Juga: Lowongan Kerja di NPURE: Tantangan Menarik Jadi Head of Brand Marketing
- Manfaatkan alat yang ada
Jika kamu sudah menggunakan beberapa aplikasi untuk memajukan proyek, cek apakah semuanya bekerja sama secara efektif.
Artikel Terkait
Disebut Lebih Suka Kerja Remote, Gen Z Ternyata Ingin Lebih Banyak Interaksi Nyata di Dunia Kerja
'Workation', Konsep Baru Work-Life Balance untuk Orang Tua Bekerja dalam Mengasuh Anak
'Conscious Unbossing', Karyawan Gen Z Ingin Menapaki Karir tetapi Enggan Mengelola Anak Buah
3 Keterampilan Wajib di 2025 untuk Mendapatkan Gaji Lebih Tinggi, dan Bisa Kamu Pelajari!
Orang yang Sudah Baca Chat Whatsapp tapi Balasnya Lama Banget Umumnya Punya Kebiasaan Ini
Survei: Pekerjaan yang Paling Bikin Kesehatan Drop: Kamu di Industri yang Mana?
7 Batasan yang Harus Ditetapkan saat Kamu Bestie-an sama Lawan Jenis di Kantor
Mengenal Individual Contributor, Peran untuk yang Tidak Ingin Bertanggungjawab Mengelola Tim
7 Keuntungan Menjadi Individual Contributor daripada Menjadi Manajer yang Mengelola Anak Buah
10 Langkah Yang Direkomendasikan untuk Meningkatkan Kolaborasi Dalam Sebuah Tim Kerja