Kesenjangan antara pemimpin dan karyawan
Menurut laporan tersebut, orang-orang dari berbagai model kerja mengatakan bahwa perusahaan mereka tiak melakukan tugas yang benar dalam membina kolaborasi, konektivitas, inovasi, bimbingan, dan pengembangan keterampilan.
Padahal, itu adalah lima komponen utama kesehatan organisasi yang membantu orang merasa bahagia dan puas di tempat kerja, menurut McKinsey.
Baca Juga: Tren Pekerja Yang Memilih Untuk WFH atau Remote Working Meningkat. Ini Kendala Dan Solusinya!
Namun, para pemimpin justru menggunakan lima komponen tersebut sebagai alasan utama untuk menarik karyawan kembali mereka bekerja di kantor.
Weddle mengingatkan, penting untuk dicatat bahwa niat untuk berhenti bukanlah yang paling penting karena banyak pekerja yang tetap bertahan meskipun merasa sangat tidak puas dengan aspek-aspek tertentu dari pekerjaan mereka.
“Masalah utamanya adalah adanya kesenjangan yang lebar antara apa yang dipikirkan oleh para pemimpin tentang keadaan di tempat kerja dan apa yang sebenarnya dialami oleh karyawan,” katanya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Bullying di Tempat Kerja dalam Sistem Hybrid Lebih Tersamar. Begini Cara Mencegahnya
Ramai Petisi "Kembalikan WFH", Kebijakan Sistem Hybrid Kurang Membantu?
Gen Z Suka Remote Working Tapi Tak Suka Diawasi. Peran Manajer Tergantikan Oleh AI?
Dalam Sistem Kerja Remote, Pertimbangkan Zona Waktu Rekan Kerja yang Tinggal di Luar Negeri
Diskusi Yuk: Apakah Karyawan Remote Bisa Menolak Jika Diminta Masuk Kantor Sebulan Sekali?
Tipe-Tipe Remote Meeting yang Bisa Dilakukan Sesuai Kebutuhan Agenda Rapat