Pejuangkantoran.com - Kebijakan Work from Everywhere membuat banyak tempat publik yang berubah menjadi “ruang kerja”. Salah satunya adalah kafe.
Meski pemilik kafe memperbolehkan kamu untuk bekerja di sana, akan tetapi ada beberapa aturan tidak tertulis yang tetap harus kamu patuhi.
Jika tidak, jangan bingung jika kedatangan kamu berikutnya ke sana disambut dengan dingin oleh para pegawai.
Berikut adalah beberapa aturan tak tertulis yang paling penting untuk dilakukan.
- Jangan bekerja saat weekend
Pada hari kerja, kafe kemungkinan lebih sepi. Apalagi saat jam kerja di siang hari. Ini merupakan waktu tepat untuk menghabiskan waktu beberapa jam bekerja di sana.
Namun, akhir minggu di saat pengunjung lebih banyak dan kafe membutuhkan banyak meja kosong agar lebih banyak pelanggan yang bisa datang, itu bukan waktu yang tepat untuk kamu bekerja di sana.
Lebih baik bekerja di rumah atau sewa ruang kerja (coworking space).
Baca Juga: Jangan Keasyikan Work From Cafe, Berapa Lama Sih Boleh Numpang WFC di Kafe?
- Cek situasi
Jika saat masuk ke kafe kamu melihat banyak orang sedang sibuk di depan laptopnya, itu berarti kafe tersebut memang mempersilakan para pekerja WFA bekerja di sana.
Namun, jika kamu akan menjadi orang pertama dan satu-satunya yang bekerja di depan laptop, sedangkan pengunjung yang lain asyik mengobrol, itu berarti bukan tempat yang tepat.
- Patuhi “aturan dua jam”
Jika kamu berencana untuk bekerja selama satu atau dua jam, hanya memesan satu kopi masalah. Namun, jika kamu sudah lebih dari tiga jam bekerja, jadilah manusia yang baik dan pesan minuman kedua atau lebih baik lagi, beli camilan yang ada di sana.
Ini membuat kamu berkontribusi pada keuntungan kafe, bukan hanya sekadar menumpang kerja. Apalagi jika kamu bekerja di kafe kecil yang mengandalkan pelanggan tetap untuk mendapatkan keuntungan.
- Tetap sopan saat meeting
Michael Beltran, koki eksekutif dan pemilik Ariete Hospitality, tidak keberatan dengan pekerja yang meeting via Zoom.
Asalkan orang tersebut melakukannya dengan sopan, berbicara dengan tenang, menggunakan earphone, dan duduk di sudut yang tak terlihat banyak pengunjung lainnya.
Artikel Terkait
Tren Pekerja Yang Memilih Untuk WFH atau Remote Working Meningkat. Ini Kendala Dan Solusinya!
Gen Z Suka Remote Working Tapi Tak Suka Diawasi. Peran Manajer Tergantikan Oleh AI?
Dalam Sistem Kerja Remote, Pertimbangkan Zona Waktu Rekan Kerja yang Tinggal di Luar Negeri
Diskusi Yuk: Apakah Karyawan Remote Bisa Menolak Jika Diminta Masuk Kantor Sebulan Sekali?
Yuk, Kerja Remote dari Selandia Baru! Pemerintah Terapkan Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing
Disebut Lebih Suka Kerja Remote, Gen Z Ternyata Ingin Lebih Banyak Interaksi Nyata di Dunia Kerja
Bukan Kerja Tatap Muka, Remote, atau Hybrid yang Membuat Karyawan Puas. Ini Faktor Utamanya!