Pejuangkantoran.com – Selain program magang (internship), yang juga sering kita dengar adalah program on the job training (OJT). Sekilas keduanya sama, namu ternyata ada perbedaan mendasar yang cukup jelas.
Menurut testbook.com, ada poin-poin kunci yang menjadi pembeda keduanya, walaupun sama-sama untuk meningkatkan keterampilan peserta. Berikut ini poin-poin kuncinya:
- Tujuan: OJT biasanya dirancang untuk mengajarkan keterampilan atau pengetahuan baru kepada karyawan. Sedangkan magang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa atau lulusan baru (fresh graduate).
- Durasi: Program OJT biasanya berdurasi lebih pendek daripada magang. Program OJT dapat berlangsung dari beberapa jam hingga beberapa hari, sedangkan magang dapat berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa bulan.
- Kompensasi: Program OJT sering kali tidak dibayar karena memang pesertanya adalah karyawan sebuah Perusahaan yang sedang ditingkatkan kapasitasnya. Jadi secara umum, dia masih dibayar sebagai karyawan. Sementara magang dapat dibayar atau tidak dibayar.
- Pengawasan: Program OJT biasanya dipimpin oleh profesional berpengalaman yang merupakan ahli di bidangnya, sementara magang diawasi oleh profesional yang lebih berpengalaman daripada peserta magang.
- Hasil pembelajaran: Program OJT berfokus pada pemberian keterampilan atau pengetahuan tertentu, sementara magang berfokus pada pemberian pengalaman praktis dan paparan terhadap industri.
- Kelayakan: Program OJT biasanya terbuka untuk karyawan perusahaan, sementara magang terbuka untuk mahasiswa atau lulusan baru.
Baca Juga: Sama-sama Membuka Peluang Belajar, Management Trainee dan Magang Punya Sejumlah Perbedaan Mendasar
Perbedaan peserta dan yang mendasari program
On the job training biasanya adalah program yang terstruktur yang disediakan oleh perusahaan untuk karyawannya. Kurikulum dan programnya bisa saja dilaksanakan di internal Perusahaan tersebut atau menggunakan organisasi lain yang kompeten.
Jadi inisiatif dari Perusahaan berperan besar di sini. Umumnya, perusahaan melihat ada hal baru yang perlu dipelajari oleh karyawannya.
Dengan harapan, ketika karyawannya menjadi terampil dengan hal baru tersebut maka performance perusahaan akan meningkat. Jadim dalam OJT, peserta akan mempelajari keterampilan atau pengetahuan baru dalam bidang terkait.
Misal, ketika artificial intelligence menjadi teknologi yang tak bisa dihindari, maka perlu ada pemahaman dan keterampilan memanfaatkan AI dalam bidang sumber daya manusia.
Sementara, magang umumnya adalah periode pelatihan di tempat kerja di mana seseorang mendapatkan pengalaman praktis dan mengembangkan keterampilan.
Magang sering kali dijadikan sebagai bagian dari program perguruan tinggi atau universitas untuk persyaratan akademis bagi mahasiswanya. Oleh karena itu, umumnya perguruan tinggi yang akan aktif mencari perusahaan yang bisa berkolaborasi dengan program akademis ini.
Namun, tak jarang lowongan magang juga menjadi inisiatif dari perusahaan. Karena dengan magang, perusahaan bisa langsung mengetahui kandidat-kandidat potensial yang kelak bisa mereka rekrut.
Secara umum, perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa OJT lebih formal dan difokuskan pada perolehan pengetahuan, sementara magang memberikan pengalaman langsung dalam suasana dunia kerja yang nyata. ***
Artikel Terkait
Ini Dia Skill dan Pekerjaan yang Paling Banyak Diminati Kaum Fresh Graduate Saat ini
Apa Yang Harus Kamu Lakukan (Dos) dan Hindari (Don'ts) Saat Magang Agar Bermanfaat Secara Optimal?
Tidak Hanya Bagi Mahasiswa, Berikut Ini 6 Manfaat Program Magang Bagi Perusahaan,
7 Langkah yang Harus Kamu Perhatikan Saat Membuat Esai yang Menarik untuk Lamaran Program Magang
Tips Bagi Fresh Graduate Agar Bisa Melakukan Adaptasi Secara Cepat di Kantor
Peraturan Yang Harus Diketahui Pemagang Agar Paham Hak dan Kewajiban Selama Magang
9 Cara dan Tips Meningkatkan Keterampilan Melakukan Kontak Mata Dalam Percakapan