4 dari 10 Orang Mendapatkan Pekerjaan dengan Tidak Jujur, Apa yang Harus Dilakukan Perusahaan?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 30 Maret 2025 | 11:15 WIB
Keyidak jujuran tetap akan membawa dampak akhir yang buruk. (eugene barmin)
Keyidak jujuran tetap akan membawa dampak akhir yang buruk. (eugene barmin)

Harus ada pengujian dan penilaian rekruter

Mengenai fenomena yang banyak dilakukan oleh para pencari kerja ini, Chief Career Advisor Resume Builder Stacie Haller mengatakan bahwa ketidak jujuran bisa tidak terdeteksi jika proses perekrutan dilakukan tidak menyeluruh.

“Dalam beberapa kasus, detail mengenai pengalaman dan tanggung jawab kerja mungkin menjadi tidak relevan setelah seseorang mulai bekerja, terutama jika pekerjaan lebih berfokus pada kemampuan yang ditunjukkan daripada pengalaman masa lalu,” katanya.

Namun, karena banyak perusahaan yang semakin memprioritaskan keterampilan dan kompetensi, ia memperkirakan akan ada lebih banyak pengujian dan penilaian yang dilakukan ke dalam proses perekrutan.

“Langkah-langkah ini akan membantu mengurangi insentif dan peluang untuk ketidakjujuran dengan berfokus pada apa yang benar-benar penting dalam posisi tersebut," ujarnya.

bohongBaca Juga: 5 Dos & Don’ts Pakai AI untuk Melamar Pekerjaan Biar Nggak Blunder dan Bikin Lamaranmu Ditolak

1 dari 10 pencari kerja berencana untuk tidak jujur

Dengan berhasilnya ketidak jujuran untuk mendapatkan pekerjaan, dari 32% responden survei yang berencana untuk melamar kerja pada 2025, 11% diantaranya berencana untuk tidak jujur saat menulis lamaran atau wawancara kerja.

Ini sangat disayangkan karena Haller menyebut bahwa ketidak jujuran bisa merusak reputasi pekerja, bahkan jika konsekuensinya tidak langsung terlihat.

“Jika seorang kandidat tidak memenuhi semua persyaratan untuk posisi tertentu, kejujuran tetap selalu menjadi pendekatan terbaik,” tegasnya.

Itulah sebabnya pelamar harus harus menyoroti kekuatan diri, keterampilan yang dimiliki, dan alasan cocok dengan pekerjaan tersebut.

Haller bilang, jika kamu memberikan kualifikasi dengan jujur, itu artinya kamu menunjukkan integritas dan profesionalisme diri. Keduanya merupakan kualitas yang seringkali sama pentingnya dengan keterampilan teknis. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Resume Builder

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X