5 Gaya Karyawan saat Menghadapi Konflik di Tempat Kerja, Kamu Tipe Gaspol atau Tipe Pendiam?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 22 April 2025 | 09:22 WIB
Ilustrasi: Ada lima gaya karyawan saat menghadapi konflik di tempat kerja. (Freepik/Yanalia)
Ilustrasi: Ada lima gaya karyawan saat menghadapi konflik di tempat kerja. (Freepik/Yanalia)

PejuangKantoran.com - Kita mungkin sering mengalami suasana kantor yang jadi “adem-adem panas” gara-gara konflik kecil yang nggak selesai-selesai. Ternyata, hal sepele seperti itu bisa jadi sumber kerugian besar buat perusahaan, lho.

Menurut laporan Workplace Conflict and How Businesses Can Harness It to Thrive, karyawan di Amerika menghabiskan rata-rata 2,8 jam per minggu hanya untuk mengatasi konflik di tempat kerja.

Kalau dihitung-hitung, itu setara dengan kerugian sekitar 359 miliar dollar cuma gara-gara waktu kerja yang kebuang. Dan, itu data dari tahun 2008! Jika dinilai pada tahun 2025 kemungkinan bisa jadi jauh lebih besar.

Baca Juga: Lowongan Kerja Jadi Frontliner di PT Bank Sinarmas Tbk untuk Penempatan di Jakarta

Masalahnya, sekitar 60% karyawan belum pernah mendapat pelatihan dasar soal resolusi konflik. Padahal, konflik ini nggak bisa dianggap sekadar urusan personal antarindividu, melainkan sudah menyentuh area performa dan budaya kerja tim.

Menurut Dr. John Eliot, psikolog dan profesor dari Texas A&M, orang cenderung menghindari konflik. Katanya, “Banyak yang pura-pura nggak ada masalah atau malah mengubur kepala seperti burung unta.” Padahal, makin dipendam, makin bahaya.

Pelatihan konflik kurang nendang?

Masalahnya, pelatihan konflik yang diberikan sekarang kebanyakan hanya memberi tips permukaan: bagaimana komunikasi yang efektif, mendengarkan secara aktif, atau skrip-skrip basa-basi. Jarang yang menyentuh akar masalahnya: gimana orang bereaksi waktu lagi stres atau tertekan.

Eliot dan rekannya, Dr. Jim Guinn, menemukan lima gaya karyawan saat menghadapi masalah. Ini bukan soal “versi terbaik diri kita”, tapi versi kita waktu lagi dihadang masalah.

Lima gaya ini penting untuk dipahami agar kita bisa mengatasi konflik di tempat kerja lebih jitu.

Baca Juga: Gaji ART Inul Di Atas Rata-Rata UMR Jakarta? Ini Pentingnya Kamu Sebagai Karyawan Paham UMR!

1. Si pendiam yang fokus

Mereka ini tipe yang kalem, lebih suka kerja sendiri, dan nggak betah ngobrol ngalor-ngidul. Cocok dikasih tanggung jawab dan kepercayaan. Tapi jangan paksa mereka buat kerja bareng terus atau dicekoki detail nggak penting, bisa-bisa mereka langsung hilang arah.

2. Si gaspol

Gaya karyawan saat menghadapi masalah yang kedua adalah tipe yang cepat mengambil tindakan. Tipe ini nggak suka bertele-tele, cocok buat menghadapi situasi genting. Tapi hati-hati, mereka cenderung mematahkan ide orang lain dan bisa impulsif. Perlu diarahkan agar mampu berpikir jangka panjang juga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X