PejuangKantoran.com - Meski tujuan utama ke kantor adalah untuk bekerja, tetapi dengan banyaknya gangguan di tempat kerja, perhatian kamu bisa sangat mudah teralihkan.
Gangguan kecil yang terjadi terus-menerus bisa membuat pekerjaan menumpuk dan akhirnya menurunkan produktivitas.
Menurut data dari TNT Direct, hanya 57% karyawan di seluruh dunia yang merasa tempat kerjanya mendukung produktivitas. Ini menunjukkan bahwa gangguan di tempat kerja memang masalah serius.
Baca Juga: Lewat Program BRI, Couplepreneur Craftote Sukses Ekspor Kerajinan Lokal ke Asia dan Amerika
Berikut ini tujuh gangguan di tempat kerja yang bisa mengganggu kinerja kamu sehari-hari. Cegah hal-hal ini untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.
1. Rekan kerja yang suka mengobrol
Berinteraksi dengan rekan kerja itu penting untuk menciptakan suasana yang nyaman. Namun, terlalu banyak mengobrol atau bergosip bisa membuat kamu kehilangan fokus.
Apalagi jika pintu kantor atau kubikel kamu selalu terbuka sehingga orang akan mudah masuk dan mengganggu konsentrasi.
2. Suara bising di kantor
Kebisingan seperti obrolan, telepon, atau suara musik bisa sangat mengganggu. Penelitian menunjukkan bahwa pekerja bisa kehilangan rata-rata 86 menit kerja setiap hari hanya karena terganggu oleh suara-suara tersebut.
Baca Juga: Bukan Cuma Keterampilan Diri, CV Kamu Juga Harus Rutin Di-Upgrade. Mengapa?
Penelitian dari Ipsos dan Steelcase menunjukkan bahwa 85% orang tidak puas dengan lingkungan kerja mereka dan tidak dapat berkonsentrasi.
Hanya sebanyak 41% yang mengatakan dapat melakukan pekerjaannya di kantor, sedangkan 31% justru harus meninggalkan kantor untuk menyelesaikan pekerjaan.
3. Email dan pesan singkat yang terus masuk
Email memang penting, tetapi juga bisa menurunkan produktivitas. Setiap notifikasi masuk bisa membuat kita berhenti dari pekerjaan penting.
Artikel Terkait
Buat Fresh Graduate, Begini Cara Membuat CV tanpa Pengalaman Kerja yang Tetap Standout!
Diangkat Dari Kisah Nyata, Film Sihir Pelakor Padukan Kisah Mistis dan Drama Keluarga
Memberikan Bintang 1 Kepada Driver Ojol Boleh-Boleh Saja, Tapi Ada Etika dan Caranya Yang Adil Seperti Berikut Ini!
BRIvolution Initiatives Phase 1 Jadi Fondasi Awal dari Rangkaian Transformasi Berkelanjutan
Tak hanya Pacu jalur di Riau, Indonesia Punya Banyak Balap Perahu Tradisional. Berikut Daftarnya!
Padel Kena Pajak Hiburan 10 Persen, Pramono Anung: 'Kan Pemainnya Rata-rata Orang Mampu'
Analis Kompak Rekomendasikan Investor untuk Beli Saham BBRI, Bukti Adanya Market Trust Yang Fundamental