Supaya Kamu Lebih Tenang Saat Stres, Ikuti Panduan Latihan Membangun Emotional Resilience Ini!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 17 November 2025 | 10:05 WIB
Latih emotional resilience kamu dengan disiplin agar terbiasa. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Latih emotional resilience kamu dengan disiplin agar terbiasa. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Fokus: Menjaga diri agar tidak kelelahan emosional.

Latihan:

  1. Atur Waktu Fokus dan Istirahat
    • Terapkan pola 90 menit kerja dan 10 menit istirahat ringan (jalan, peregangan, atau napas dalam).
  2. Digital Boundary
    • Tentukan jam berhenti memeriksa pesan dan email yang terkait dengan pekerjaan (misal: setelah jam 19.00).
  3. Latihan Relaksasi Harian (5 menit)
    • Teknik napas 4-4-4: tarik 4 detik, tahan 4 detik, lalu hembuskan 4 detik.
  4. Refleksi Jumat:
    • Apakah pekan ini aku merasa lebih tenang dan seimbang?

Baca Juga: Contoh Jawaban dari Pertanyaan Emotional Quotient yang Biasa Diajukan saat Wawancara Kerja

Pekan 4: Dukungan Sosial dan Makna Pekerjaan

Fokus: Menguatkan diri lewat hubungan dan tujuan.

Latihan:

  1. Bangun Koneksi Positif
    • Luangkan waktu ngobrol ringan dengan rekan kerja (bukan tentang tugas).
    • Beri apresiasi tulus minimal 1 kali/hari.
  2. Temukan Makna Kerja
    • Tuliskan: “Mengapa pekerjaanku penting bagi orang lain?”
  3. Refleksi Akhir Minggu:
    • Bagaimana dukungan sosial membantuku lebih kuat?
    • Apa makna baru yang kutemukan dalam pekerjaanku?

Setelah melakukan program ini selama 4 pekan dengan disiplin, coba cermati diri kamu sendiri, apakah kamu mulai merasakan:

  • Respon emosional lebih tenang saat stres.
  • Fokus meningkat, tidak cepat lelah mental.
  • Lebih mudah membangun hubungan positif di kantor.
  • Mampu melihat tekanan sebagai bagian dari pertumbuhan profesional.

Jika, iya, maka program ini berhasil dan bisa kamu jadikan habit (kebiasaan). ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber, Ideasonstage.com, economics.mit.edu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X