Peringatan Buat Para Manajer Ketika Tim Mulai Pasif, Itu Tanda Ada Silent Rebellion. Simak 10 Hal Pemicunya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 8 Desember 2025 | 15:16 WIB
Waspada lah ketika tim kamu mulai pasif dalam rapat, karena kemungkinan itu tanda-tanda ada silent rebellion. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Waspada lah ketika tim kamu mulai pasif dalam rapat, karena kemungkinan itu tanda-tanda ada silent rebellion. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Bagi kamu di level manajerial, ketika rapat berjalan “adem-ayem”, tidak ada debat, tida ada adu argumentasi, tidak ada hujan usulan, maka kamu wajib waspada. Fenomena seperti ini kemungkinan besar ada silent rebellion di dalam tim kamu.

Silent rebellion adalah bentuk perlawanan diam-diam terhadap aturan, tekanan, atau otoritas, tanpa konfrontasi langsung atau ekspresi protes yang terang-terangan. Ini adalah perilaku menolak, tetapi dilakukan secara terselubung, pasif, atau tidak terlihat jelas.

Bentuknya bisa berbagai bentuk, seperti:

  • bekerja minimal, sesuai jam dan kontrak,
  • menunda pekerjaan meskipun tidak melewati tenggat waktu,
  • tidak proaktif,
  • “mengikuti perintah” tetapi tanpa inisiatif,
  • tidak mau terlibat dalam rapat,
  • tidak peduli dengan hasil akhir,
  • memilih diam ketika terjadi masalah,
  • enggan memberikan ide.

Semua perilaku di atas tentu saja akan menyebabkan penuruan produktivitas yang tidak terdeteksi, proyel bisa gagal, deadline bisa telat, menurunnya kreativitas dan ide, lingkungan kerja menjadi toxic, hingga turnover yang meningkat.

Baca Juga: Berikut 3 Cara Selamatkan Karir Kamu Tanpa Perlu Melakukan Quite Quitting

Penyebab silent rebellion di kantor, bisanya dipicu oleh:

1. Tidak merasa didengar

Ini faktor paling umum. Ketika karyawan memberi masukan tapi:

  • tidak ditanggapi,
  • diabaikan,
  • atau dianggap mengganggu,

mereka berhenti berbicara dan mulai “melawan” secara diam-diam.

2. Atasan terlalu otoriter

Gaya kepemimpinan yang:

  • suka memerintah,
  • tidak terbuka pada feedback,
  • memberi instruksi tanpa penjelasan,
  • sering memarahi,

mendorong karyawan memilih “melawan” dengan diam, bukan berdebat.

3. Beban kerja tidak adil

Jika beban kerja tidak seimbang, atau ada favoritisme:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X