• Pembayaran sekaligus (lump sum) atau cicilan. Pertimbangkan dampak dari setiap jenis pembayaran buat kamu nantinya, mana yang lebih nyaman buat kamu, dan negosiasikan kalau kamu lebih memilih salah satunya.
• Penggunaan cuti berbayar. Pastikan apakah sisa cuti kamu bisa diuangkan atau bisa digunakan sebelum tanggal terakhir bekerja. Jangan sampai hak ini terlewat begitu saja.
• Klausul nonkompetisi. Beberapa perusahaan menyertakan klausul larangan bersaing dalam paket pesangon mereka. Klausul ini tidak mengizinkan karyawan untuk bekerja pada perusahaan kompetitor selama periode tertentu.
Jadi, negosiasikan klausul ini kalau kamu ingin mendapatkan pekerjaan di bidang yang sama.
Ketiga, terimalah keadaan baru dengan sikap positif. Pengunduran diri sukarela bukan sesuatu yang memalukan, baik di mata keluarga, teman, maupun calon pemberi kerja.
Kebanyakan karyawan justru antusias mengambil paket pesangon tersebut. Yang penting, kamu siap dengan rencana ke depan.
Artikel Terkait
CEO OpenAI Cari Kandidat yang Mampu Mengantisipasi Risiko Perkembangan AI, Gajinya 500 Ribu Dollar Setahun
8 Panduan Sistematis Menyusun Resolusi Akhir-Awal tahun Agar Berhasil Kamu Jalankan!
Jadi Ibu Muda dalam 'Patah Hati Yang Kupilih', Prilly Latuconsina Akui Banyak yang Tidak Relate Buatnya
Bagi yang Merayakan Tahun Baru Bisa Jadi akan Mengalami Kurang Tidur. Berikut Dampak dan Cara Mengelolanya!
Darurat Sampah Kota Tangsel, Warga Bisa Aktif Melakukan Langkah-Langkah Ini Untuk Mengurangi Sampah!
20 Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Selain Happy New Year
33 Jalan Ditutup Sementara Saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Daftar Lengkapnya