- Tetap bekerja secara profesional dan dokumentasikan hasil kerja.
- Bangun hubungan baik dengan banyak rekan, bukan hanya satu kelompok.
- Hindari membalas dengan perilaku yang sama.
- Mintalah umpan balik berdasarkan data dan kinerja, bukan gosip.
- Jika perilaku tersebut sudah mengganggu pekerjaan atau mengarah pada perundungan, laporkan melalui jalur yang sesuai di organisasi.
Yang perlu diingat bahwa tidak semua kritik atau persaingan adalah crab mentality. Ketika mendapatkan kritik yang didasarkan pada fakta dan bertujuan meningkatkan kualitas kerja, maka mestinya kamu harus bersyukur karena itu adalah bagian normal dari lingkungan profesional.
Crab mentality terjadi ketika tujuan utamanya adalah menghambat kemajuan orang lain, bukan memperbaiki hasil kerja atau mencapai tujuan organisasi. ***
Artikel Terkait
5 Kalimat yang Sering Ditanyakan Orang Ketika Mereka Iri Padamu
4 Cara Sederhana Pemimpin Membuat Tim Merasa Dihargai, baik melalui Kritik atau Apresiasi
Cara Ngasih Kritik Pedas tanpa Menyakiti Anak Buah, Biar Kamu Nggak Dianggap Bos yang Toxic
Bukan Sekadar Drama Kantor: Hubungan Toksik dengan Atasan Bisa Berdampak pada Kesehatan dan Umur
Resign dari Lingkungan Kerja yang Toxic Bisa Menyelamatkan Mental, Ini Penjelasan Ilmiahnya