Tak Hanya Dokter dan Perawat, Ada Profesi Lain di Bidang Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:40 WIB
Tak hanya dokter dan perawat, ada sejumlah profesi lain di bidang kesehatan. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Tak hanya dokter dan perawat, ada sejumlah profesi lain di bidang kesehatan. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Profesi ini bisa ditempuh lewat jalur pendidikan D3 Keperawatan atau S1 Keperawatan, dan jenjang Profesi Ners sebagai lanjutan dari S1 Keperawatan.

Kemudian Tenaga Kebidanan yaitu bidan ysng bisa ditempuh lewat jalur D3 Kebidanan atau D4/S1 Kebidanan plus Profesi Bidan.

Tenaga Kefarmasian yang bertanggung jawab atas obat-obatan, yaitu apoteker dan tenaga teknis kefarmasian (TTK). Profesi apoteker ditempuh lewat jalur S1 Farmasi yang kemudian lanjut mengikuti Program Profesi Apoteker, sedangkan Tenaga Kefarmasian lewat D3 Farmasi atau D4 Farmasi.

Selanjutnya, Tenaga Kesehatan Masyarakat. Ini adalah petugas yang sering melakukan kampanye kesehatan. Fokus tugasnya pada pencegahan dan promosi kesehatan.

Profesi bidanga ini adalah ahli kesehatan Masyarakat yang ditempuh lewat S1 Kesehatan Masyarakat, Epidemiolog (S1 Kesehatan Masyarakat yang dilanjutkan S2 Epidmiolog), Penyuluh/Promotor Kesehatan (S1 Kesehatan Masyarakat).

Tenaga Psikologi Klinis profesinya Psikolog Klinis yang bisa ditempuh lewat jalur S1 Psikologi dan melanjutkan ke Magister Profesi Psikologi Klinis.

Profesi berikutnya adalah Tenaga Gizi dengan profesi Ahli Gizi, yang bisa ditempuh lewat jalur D3 Gizi, D4 Gizi, atau S1 Gizi (beberapa layanan mensyaratkan Profesi Dietisien).

Lalu Tenaga Kesehatan Lingkungan yang profesinya disebut sebagai Sanitarian. Ini bisa ditempuh lewat jalur D3/D4/S1 Kesehatan Lingkungan.

Baca Juga: 7 Profesi Selain Dokter dan Nakes yang Harus Siap Bekerja di Hari Libur dan Tanggal Merah

Terapis Kesehatan Tradisional Sudah Diakui

Yang juga sering kita temui adalah Fisioterapis yang menjadi bagian dari Keterapian Fisik. Profesi ini bisa ditempuh lewat jalur D4/S1 Fisioterapi plus Profesi Fisioterapis. Lalu Okupasi Terapis yang tugasnya antara lain mengembalikan kemampuan pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Profesi ini ditempuh lewat D4 Okupasi Terapis.

Selain itu ada profesi Terapis Wicara yang ditempuh lewat D4 Terapi Wicara dan profesi Ortotis Prostetis, yaitu profesi yang sederhanya mengurusi alat yang dipasang di bagian tubuh yang masih ada yang berfungsi menopang, melindungi, memperbaiki posisi, mengurangi nyeri, atau membantu fungsi geraknya.

Profesi ini ditempuh lewat jalur D4 Ortotik Prostetik.

Lalu ada tenaga Keteknisian Medis yang banyak mengurusi mulai dari labortorium medis hingga radiologi. Profesinya Teknologi Laboratorium Medik (TLM) yang ditempuh lewat D3/D4 TLM. Radiografer lewat D3/D4 Radiologi, Teknisi Elektromedis lewat D3/D4 Teknik Elektromedik, Refraksionis Optisien yang mengurusi mata dan bisa ditempuh lewat jalur D3 Refraksi Optisi.

Kemudian ada Tenaga Teknik Biomedika  yang profesinya sebagai Insinyur/Teknisi Biomedika dan bisa ditempuh lewat pendidikan di D4/S1 Teknik Biomedis atau Teknik Elektromedik (sesuai bidang).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X