Ketika Weekend Tidak Lagi Benar-Benar Libur: Bukannya Santai Tapi Ngerjain Pekerjaan yang Tertunda

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:20 WIB
Weekend reset adalah cara sederhana untuk memanfaatkan akhir pekan bukan hanya untuk bersantai, tetapi juga menyiapkan tubuh, rumah, pikiran, dan agenda agar lebih siap menghadapi minggu baru.  (Made by Google Gemini/PejuangKantoran.com )
Weekend reset adalah cara sederhana untuk memanfaatkan akhir pekan bukan hanya untuk bersantai, tetapi juga menyiapkan tubuh, rumah, pikiran, dan agenda agar lebih siap menghadapi minggu baru. (Made by Google Gemini/PejuangKantoran.com )

Ketika perusahaan mulai mengurangi jam kerja dan memberikan dua hari libur, pertanyaan besarnya adalah apakah pekerja tetap dapat produktif jika bekerja lebih sedikit.

Kini pertanyaannya berkembang menjadi:

Apakah manusia benar-benar perlu bekerja lima hari untuk menghasilkan pekerjaan yang sama?

Teknologi, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan sistem kerja hybrid membuat pertanyaan tersebut semakin relevan.

Jika pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, mungkin ukuran produktivitas tidak lagi seharusnya sekadar berdasarkan berapa lama seseorang duduk di depan komputer.

 

Karena pada akhirnya, sejarah dunia kerja menunjukkan satu hal: cara manusia bekerja tidak pernah benar-benar berhenti berubah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X