PejuangKantoran.com - Sebuah perusahaan di Chengdu, China dipuji karena meminta pelamar kerja dan perekrut untuk memakai topeng.
Chengdu Ant Logistics baru-baru ini menjadi berita utama setelah sebuah video yang menunjukkan proses rekrutmennya menjadi viral di media sosial China. Klip pendek tersebut menunjukkan beberapa orang bertopeng menunggu untuk diwawancarai oleh seorang perekrut, yang kabarnya juga bertopeng.
Bukan buat aksi atau gimmick semata, tapi nyatanya ada tujuannya untuk memakai topeng itu.
Baca Juga: Resep Pisang Goreng, Gorengan Paling Enak Sedunia dan Sohib Paling Enak Buat Break Kerja
Perusahaan sejak itu mengeluarkan pernyataan tentang masalah tersebut, mengklaim bahwa video tersebut diambil pada sebuah ajang perekrutan dua tahunan baru-baru ini. Mereka meminta HRD dan pelamar kerja memakai topeng agar semua proses berjalan dengan adil. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan bias berdasarkan penampilan.
Perusahaan logistik China mengatakan bahwa metode rekrutmen yang aneh diterapkan untuk mengurangi tingkat stres calon pekerja dan juga untuk menekankan fakta bahwa mereka menghargai kemampuan individu, dan bukan dilihat sekadar dari penampilan mereka.
Video yang beredar di media sosial Tiongkok umumnya mendapat umpan balik positif dari jutaan orang, banyak di antaranya mengatakan bahwa mereka tidak keberatan mengenakan masker saat melamar pekerjaan baru.
“Sebagai orang dengan fobia sosial, saya akan sangat menikmati wawancara kerja seperti itu,” tulis seseorang di Douyu.
"Ini kesetaraan, ketampanan tidak boleh dihitung," tambah yang lain.
Baca Juga: Buka Besar-besaran, Lowongan Kerja Astra International Bisa Buat Fresh Graduate
Namun, ada pihak yang meragukan keaslian penjelasan yang ditawarkan pihak perusahaan.
Meskipun rekaman itu memang diambil oleh pelamar pekerjaan yang sebenarnya, topeng tersebut diduga dikeluarkan untuk melindungi identitas orang karena wawancara tersebut disiarkan langsung.
Beberapa orang mengklaim bahwa setelah video tersebut menjadi viral, Chengdu Ant Logistics hanya mengubah wawancara tersebut menjadi aksi publisitas.
Artikel Terkait
Edward Tian, Mahasiswa 22 Tahun yang Bakal Menyelamatkan Kita dari Penyalahgunaan ChatGPT
Spanyol Jadi Negara Eropa Pertama yang Sahkan Cuti Haid dan Tetap Digaji
Lowongan Kerja Jadi Public Relation di Skintific, Cek Syaratnya di Sini
Lowongan Kerja Jadi Content Writer di OnlinePajak, Cocok Buat Kamu yang Suka Dunia Perpajakan
Breaking News : 20 Februari - Turki dan Suriah Kembali Dilanda Gempa, Kali Ini Berkekuatan 6,3!
3 Hal yang Harus Kamu Lakukan untuk Memulai Hubungan Baik dengan Manajer Baru Kamu
Starbucks Tarik 300.000 Minuman Vanilla Frappuccino Kemasan Botol dari Supermarket
Apa Arti Rabu Abu dalam Katolik?