Kaum Lajang, Jangan Terlalu Lama Hanyut dalam Pesona Si Office Fakboy

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 27 Maret 2023 | 20:28 WIB
Ilustrasi: Waspadai  (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Waspadai (Freepik/Pressfoto)

PejuangKantoran.com - Office romance itu hal yang biasa. Faktanya, survei YouGov menunjukkan, hampir seperlima orang Inggris bertemu pasangan mereka saat ini atau yang terbaru di tempat kerja.

Tetapi, jangan sampai kamu terlibat hubungan dengan "office fakboy" atau “office fuckboy”, pria yang tiba-tiba mendekati kamu dan hanya ingin mempermainkan perasaan kamu.

Biasanya, setelah membuat kamu merasa cocok dan kamu berharap hubungan kalian lebih serius, si fakboy ini tidak juga mengambil tindakan. Dia juga tidak pernah membahas apakah sebenarnya dia punya pacar atau sudah menikah.

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Memilih Partner Bisnis yang Harus Dihindari Agar Tidak Pecah Kongsi

Hal ini dialami Hanna dan Adit (bukan nama sebenarnya). Begitu Adit muncul di meja kerja Hanna, perempuan 27 tahun itu merasa ada sesuatu yang istimewa.

Adit mudah sekali membuat Hanna tertawa sehingga rekan-rekannya memintanya untuk mengirim pesan WA pada Adit. Dan memang, sejak ia melakukannya, hubungan mereka menjadi intens.

Hanna yang bekerja di lingkungan yang didominasi kaum hawa berasumsi bahwa Adit adalah pasangan yang dijumpainya di gedung perkantoran tempatnya bekerja, hal yang sudah lama ditunggu-tunggunya.

Hanna kepingin sekali bertanya apakah Adit sudah punya pacar, tapi mereka saling mengondisikan untuk “pelan-pelan saja”.

Agar tidak terkesan vulgar, Hanna menanyakan ke mana Adit menghabiskan weekend-nya, atau apa yang akan dilakukannya saat liburan.

Adit tidak pernah menyebut soal pacar. Jelas sekali ada chemistry di antara mereka, tapi mengapa Adit tidak pernah mengajaknya jalan bareng?

Adit juga mengaku tidak punya medsos, tapi beberapa bulan kemudian Hanna berhasil menemukan jejak Adit di kampusnya. Dalam akun Facebook-nya, ternyata ada foto Adit dan sang kekasih yang sudah lama dipacarinya.

“Sori kalau aku ngasih kesan yang salah, aku tuh cuma mau temenan,” katanya, ketika belakangan Hanna mengonfrontasinya.

Tapi kesan apa yang seharusnya kita peroleh kalau ada pria mengirim pesan pada seorang wanita dan menggodanya selama berbulan-bulan?

Tentunya pasangan kita adalah salah satu dari pusat dunia kita, jadi rasanya aneh kalau kita sama sekali tidak pernah membahasnya.

Baca Juga: 6 Contoh Surat Pengunduran Diri dalam Bahasa Inggris Sesuai Tujuan Kamu Resign

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X