PejuangKantoran.com - Manusia dan 'mbah' google sudah sangat sulit dipisahkan. Pencarian apapun akan sangat mudah jika google sudah 'ikut campur.'
Dari dari hotel, tiket murah, sampai cari makanan dan minuman, orang-orang mengandalkan google search. Dalam laporan Year in Search 2022, sepanjang tahun lalu, terlihat sejumlah minat tinggi masyarakat terhadap tempat makan yang menyediakan bahan-bahan halal dan masakan yang ramah untuk masyarakat muslim.
Penelusuran terhadap restoran halal meningkat 50% dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat muslim di Indonesia sangat cermat dan tegas dalam pemilihan tempat makan sesuai dengan nilai yang dianut.
Baca Juga: Dukung Ibu Bekerja, Kantor Ini Berikan Cuti Adopsi 6 Bulan dan Izinkan Bawa Anak Saat Business Trip
Selain restoran halal, makanan halal, halal lifestyle bahkan spesifik tentang mie halal juga menjadi kata kunci yang banyak dicari oleh masyarakat muslim Indonesia.
Selai itu, tren Korea juga makin berkembang. Salah satunya dibuktikan dengan peningkatan pencarian pada buldak atau hidangan ayam pedas Korea sebanyak 60% dibanding tahun lalu.
Tidak hanya kategori makanan minuman yang menunjukkan peningkatan tren terkait kebutuhan umat muslim di Indonesia, tetapi juga dalam kategori telekomunikasi.
Salah satu tren dalam laporan Year in Search 2022 yang menunjukkan peningkatan sangat drastis adalah penelusuran kata kunci paket “internet umroh” yang meningkat hingga 360%. Hal ini dapat terjadi sebagai imbas dari dibukanya kembali akses untuk umroh bagi masyarakat Indonesia sejak akhir 2021 lalu.
Baca Juga: Keterampilan yang Dibutuhkan untuk Membangun Karier di Sektor Jasa Keuangan
Selain tren seputar kebutuhan muslim, Year in Search 2022 juga menjabarkan sejumlah tren dari berbagai industri. Laporan edisi kelima ini menggambarkan perubahan perilaku konsumen Indonesia sebagai referensi bagi pelaku bisnis di berbagai industri. Laporan ini dibagi menjadi tiga tema besar -- Soul Searching, Value Hunting, dan Finding Joy -- dan tujuh vertikal industri utama: Teknologi; Media dan Hiburan; Kecantikan dan Perawatan Diri; Makanan dan Minuman; Transportasi; Perjalanan; serta Keuangan.
Bagaimana dengan pekerjaan? Dunia kerja juga menjadi salah satu laporan dalam Year on Search Google 2022. Di tahun 2022, banyak orang lebih banyak mencari jati dirinya sendiri, tanpa dibatasi oleh faktor-faktor seperti ekspektasi masyarakat dan tempat kerja. Akibatnya, identitas budaya, pribadi, dan profesional jadi berkembang.
Tak cuma itu, makin banyak orang yang merangkul kehidupan dan kesehatan mental mereka. Di tahun 2022 lalu, peningkatan minat penelusuran pada "penyembuhan" bertambah menjadi 230% per tahun.
Baca Juga: Betulkah Erick Thohir Jadi Alasan Tim Argentina Mau Datang dan Bertanding Melawan Indonesia?
"Kami juga mendefinisikan pemenuhan profesional dengan persyaratan kami sendiri. Ini termasuk menemukan pengaturan kerja yang memenuhi kebutuhan kesehatan mental dan keuangan kita, apakah itu mempraktikkan "berhenti diam-diam (quiet quitting)" atau menegosiasikan gaji yang lebih tinggi," tulis Google.
Artikel Terkait
Dukung Perkembangan Seni dan Budaya Indonesia, Bakti Budaya Djarum Foundation Raih Rekor MURI
Apa yang Harus Dilakukan Kalau Bos Sudah Mulai Menyerah untuk WFH dan Minta Semua Karyawan WFO?
Betulkah Erick Thohir Jadi Alasan Tim Argentina Mau Datang dan Bertanding Melawan Indonesia?
Suka Nonton Video Mukbang? Hati-Hati, Tontonan Ini Bisa Memicu Gangguan Makan!
Perjalanan Hadi Ismanto Berdarah-Darah Membangun Manual Jakarta, Media Panduan Anak Jakarta
5 Drama Korea yang Banyak Suguhkan Adegan Makanan Menggoda
Keterampilan yang Dibutuhkan untuk Membangun Karier di Sektor Jasa Keuangan
Hindari Mengirim Lamaran pada Malam Hari, Ini Waktu Terbaik Mengirimkan Lamaran Kerja!
Mengelola Keuangan Itu Gak Susah Lho, Ini Cara Mudahnya
Dukung Ibu Bekerja, Kantor Ini Berikan Cuti Adopsi 6 Bulan dan Izinkan Bawa Anak Saat Business Trip