Semakin Banyak Wawancara Kerja yang Dilakukan oleh AI, Pelamar Mesti Sering Latihan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 20 Juni 2023 | 11:46 WIB
Ilustrasi: Teknologi AI dapat mengevaluasi hasil wawancara kerja untuk memilih yang terbaik. (Knockri)
Ilustrasi: Teknologi AI dapat mengevaluasi hasil wawancara kerja untuk memilih yang terbaik. (Knockri)

PejuangKantoran.com - Selain membantu untuk menyeleksi CV terbaik yang sesuai dengan klasifikasi yang dibutuhkan, kabarnya perusahaan juga akan menggunakan AI untuk wawancara kerja.

Hal ini mungkin terdengar “tidak normal” karena jika benar terjadi, maka kamu sebagai seorang pelamar akan diwawancara oleh bot, bukan manusia. Namun, menggunakan AI untuk wawancara kerja sepertinya akan segera diberlakukan oleh beberapa perusahaan.

Survei baru-baru ini menemukan bahwa 43% perusahaan akan menggunakan AI untuk wawancara kerja untuk proses penerimaan kerja pada 2024.

Baca Juga: Hampir Semua Perusahaan Terapkan Wawancara Kerja Online, Ini yang Harus Kamu Siapkan!

Bahkan, saat ini beberapa dari 43% perusahaan itu sudah melakukan cara tersebut.

Apa rasanya diwawancara kerja oleh AI?

Wawancara kerja dengan bantuan AI dapat berupa pertanyaan teks atau interaksi video yang kemudian dinilai oleh staf perusahaan atau ditinjau oleh algoritma AI.

Seperti yang bisa dibayangkan, wawancara kerja yang dipimpin oleh AI akan membuat pelamar kerja merasa perusahaan “tidak memiliki perasaan” dan berjalan otomatis.

Kamu sebagai pelamar kerja tidak mungkin membaca isyarat wajah sebagai umpan balik, yang bisa menjadi tantangan. Kamu jadi tidak bisa memperkirakan apakah wawancara yang dilakukan berjalan baik atau tidak.

Namun, para ahli merekomendasikan agar pelamar kerja yang diwawancara oleh bot percakapan AI, baik melalui teks atau video, berpura-pura sedang berbicara dengan manusia dan tetap berlatih secara ekstensif sebelumnya.

AI sudah lebih dulu dimanfaatkan oleh pencari kerja

Jika kamu belum tahu, salah satu kegunaan ChatGPT dan chatbot AI yang dimanfaatkan oleh para pencari kerja adalah membuat CV atau surat lamaran dengan mudah.

Dengan hanya memberikan permintaan sederhana, teknologi AI (artificial intelligence, atau kecerdasan buatan) sudah bisa membuat CV dan surat lamaran berkualitas tinggi dalam hitungan detik.

Baca Juga: 7 Pertanyaan Paling Sulit Dijawab Saat Wawancara Kerja dan Cara Terbaik Menjawabnya

Pengguna bahkan dapat mengajukan pertanyaan tindak lanjut untuk mengedit atau menyesuaikannya agar sesuai dengan kebutuhan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: ZDNet

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X