Hampir 1 dari 5 Karyawan Melakukan Loud Quitting di Tempat Kerja, Apa sih Maksudnya?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 28 Juni 2023 | 11:48 WIB
Ilustrasi: Loud quitting dilakukan ketika karyawan terang-terangan menolak pekerjaan tambahan atau menolak terlibat aktif di tempat kerja. (Freepik)
Ilustrasi: Loud quitting dilakukan ketika karyawan terang-terangan menolak pekerjaan tambahan atau menolak terlibat aktif di tempat kerja. (Freepik)

"Penyebab dari loud quitting ini, atau bahkan quiet quitting, terutama pada bagaimana orang dikelola," katanya.

Baca Juga: Tips Kuliah di Inggris Jika Kamu Dapat Beasiswa Chevening dari Alumni Royal College of Art

Gallup menyimpulkan bahwa manajer harus melakukan dialog dengan setiap karyawan untuk berbagi umpan balik, memberikan pengakuan atas pekerjaan mereka, dan mendiskusikan sasaran dan prioritas mereka.

Karyawan juga menghargai pendapat tentang cara mereka berkolaborasi dengan tim, misalnya dalam membantu menentukan lokasi kerja mereka dalam hal pengaturan tatap muka, jarak jauh, atau hibrid.

"Itu beberapa hal sederhana yang benar-benar dapat mengubah dan merevolusi manajemen jika dilakukan dengan benar," kata Harter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X