Data Scientist dan Data Analyst, Dua Profesi yang Lagi Banyak Dicari (Berapa Kisaran Gajinya?)

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 30 Juli 2023 | 08:00 WIB
Ilustrasi: Apa beda Data Scientist dan Data Analyst? Berapa kisaran gajinya? (Pixabay)
Ilustrasi: Apa beda Data Scientist dan Data Analyst? Berapa kisaran gajinya? (Pixabay)

PejuangKantoran.com - Mungkin kamu sering mendengar tentang profesi data scientist (ilmuwan data), tetapi tidak tahu dengan pasti seperti apa pekerjaannya. Bahkan, kamu mungkin menyamakan pekerjaan ini dengan data analyst (analis data).

Satu hal yang harus kamu tahu mengenai ilmu data, bahwa ini adalah bidang ilmu yang menarik, yang memadukan statistik, teknologi, dan pemikiran strategis menjadi pusat inovasi dan wawasan.

Dari dunia data mentah yang tak terbatas, muncul sebuah profesi unik, yaitu data scientist atau ilmuwan data. Seperti data analyst, profesi data scientist sedang banyak dicari perusahaan saat ini.

Baca Juga: Langkah Awal Melakukan Career Switch Jadi Data Analyst, Pekerjaan dengan Gaji Tinggi

Fungsi mereka adalah menyaring noise, mengungkap pola, memprediksi tren, dan pada dasarnya mengubah data menjadi harta karun solusi bisnis yang sesungguhnya.

Jadi apa itu data scientist?

Dalam istilah paling sederhana, data scientist adalah seorang profesional yang menggunakan metode statistik, keterampilan pemrograman, dan pengetahuan industri untuk menginterpretasikan data digital yang kompleks.

Ibaratnya mereka detektif era digital, yang menggali wawasan untuk mendorong keputusan bisnis strategis.

Dengan kata lain, ilmuwan data mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna dengan menggunakan berbagai teknik dan teori, yang diambil dari berbagai bidang dalam bidang matematika, statistik, ilmu informasi, dan ilmu komputer yang luas.

Apa yang dilakukan data scientist?

Peran utama mereka adalah merumuskan dan memecahkan masalah kompleks untuk membantu strategi bisnis.

Ini melibatkan pengumpulan, pembersihan, dan analisis kumpulan data besar untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan yang mungkin tersembunyi.

Mereka akan menggunakan wawasan ini untuk memprediksi tren masa depan, mengoptimalkan operasi, dan memengaruhi keputusan strategis.

Di luar tugas ini, ilmuwan data juga komunikator yang menerjemahkan temuan berbasis data mereka ke dalam bahasa yang dapat dipahami oleh para pemimpin, IT, insinyur, dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga: Virtual Assistant, Pekerjaan Remote yang Lagi Diminati. Simak Cara Kerjanya!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: dataconomy.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X