Hanna Martin, seorang pelatih profesional dan psikoterapis menjelaskan, “Jangan terlalu sering menggunakan kata maaf atau bilang 'Saya mau saja melakukannya, tapi…' Ini membuatmu terlihat seolah mau melakukan pekerjaan itu, tapi malah membuat orang lain kecewa.”
Selain itu, jangan pernah membuat alasan mengapa kamu tidak dapat membantu pekerjaan orang lain.
Hindari mengatakan, "Saya mau bantu, tetapi saya ada rapat jam tiga sore” yang akan membuatmu diminta bantuan mengerjakannya setelah selesai mengikuti rapat.
Lebih baik yakinkan kalau kamu tidak bisa melakukannya, dan berikan saran rekan kerja lain yang mungkin lebih tepat untuk membantunya.
Baca Juga: Penawaran Kerja yang Sudah Diberikan Ternyata Bisa Dibatalkan Sepihak, Ini Alasannya
“Penting untuk tetap berpegang pada batasanmu, bukan hanya karena kamu tidak ingin dilihat sebagai penurut.
"Namun, membiarkan dirimu dipaksa melakukan tugas yang bukan tanggung jawabmu akan menjauhkan diri dari pekerjaanmu, dan memicu munculnya kebencian terhadap rekan kerja dan pekerjaan,” jelas Hanna.
Mungkin rasanya tidak nyaman dan bahkan canggung saat menolak membantu orang lain, jadi pastikan kamu melakukannya dengan sopan.
Jangan hentikan dirimu untuk membantu rekan kerja
Meski memiliki batasan, tetapi kamu tetap bisa membantu rekan kerja atau melakukan sesuatu di luar pekerjaanmu.
Namun, yang terpenting jangan sampai kamu merasa berkewajiban untuk mengambil pekerjaan lebih dari tanggung jawab yang disepakati sejak awal.
Hanna bilang, “Penting untuk pintar memilih. Mungkin ada saat-saat yang tepat kamu perlu berbaik hati membantu rekan kerja atau menjadi sukarelawan untuk tugas tambahan. Namun, kamu seharusnya tidak merasa tertekan untuk melakukannya.”
Baca Juga: Tips Memilih Pelatihan yang Mendukung Pengembangan Diri sebagai Pekerja yang Terampil
Lalu, yang paling penting adalah jangan sampai kamu mengorbankan pekerjaanmu sendiri.
Bersuara tentang kebutuhan dirimu mungkin terasa tidak nyaman, atau membuatmu tampak egois. Namun, dalam jangka panjang kamu akan merasa lebih bahagia.
Artikel Terkait
4 Kisah Menyentuh di Balik Pembuatan Film Just Mom, bahkan Hanung Bramantyo Ikut Menangis!
Usai Tuntaskan Konser Tur Dunia, SUGA BTS Langsung Umumkan Akan Segera Wamil
Berapa Jumlah Soal Tes Bakat Skolastik Beasiswa LPDP? Simak 3 Tips Menghadapi Tesnya!
Penyandang Disabilitas Bisa Mendaftar Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek, Ini Persyaratannya!
Tembus Program Discovery, Film “Budi Pekerti” Akan Gelar Pemutaran Perdana di TIFF 2023
V BTS Rilis Album Solo “Layover”, Sisipkan Surat yang Ditulis Tangan Langsung untuk ARMY