Biasanya, kamu akan menyertakan riwayat karir serta pendidikan, penghargaan, beasiswa, penelitian atau proyek akademik, dan publikasi di CV.
Kamu juga dapat menyertakan referensi profesional, kursus, kerja lapangan, deskripsi disertasi, dan profil pribadi yang mencantumkan keahlian yang relevan.
Kapan harus pakai resume atau CV?
Jika kamu tidak yakin perusahaan memerlukan resume atau CV, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui. Pertama adalah mengenai jenis pekerjaan apa yang dilamar.
Jika melamar pekerjaan di dunia akademis, terutama sebagai pendidik, asisten pengajar, atau peneliti di perguruan tinggi atau universitas, kamu mungkin memerlukan CV.
Namun jika kamu melamar pekerjaan di perusahaan pada umumnya, pemberi kerja kemungkinan akan mencari resume dalam format yang lebih pendek.
Jika kamu masih ragu apakah harus mengirimkan CV atau resume, sebaiknya langsung hubungi perekrut atau manajer perekrutan untuk meminta penjelasan agar kamu tidak salah kirim. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
3 Hal yang Bikin Dwi Sasono Terkesan dengan Pendekatan Sutradara Losmen Melati The Series
4 Cara Merencanakan Keuangan Buat Generasi Sandwich Bisa Merdeka Finansial
Polusi Udara di Mana-mana, Andrea Dian dan Jennifer Bachdim Pilih 'Adaptasi' Olahraga
X (Twitter) Menghapus Foto yang Diunggah selama 2011 – 2014, Bikin Pengguna Geram!
Cara Mencegah Akun Google yang Sudah Tidak Aktif agar Tidak Dihapus oleh Google
5 Peringkat Zodiak Paling Pintar, baik dari Kecerdasan Otak maupun Kecerdasan Emosional