PejuangKantoran.com - Saat melakukan wawancara kerja, salah satu yang sering diajukan rekruter adalah pertanyaan tentang skill dan pengalaman kerja.
Hal ini tentu saja akan menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan menerima calon pelamar atau tidak.
Bagi yang sudah memiliki pengalaman, hal ini tentu saja tidak akan sulit dijawab. Cukup dengan menyebutkan apa saja yang pernah dilakukan di pekerjaan sebelumnya.
Namun, pelamar yang termasuk lulusan baru atau fresh graduate mungkin akan merasa kesulitan saat menjawab pertanyaan tentang skill dan pengalaman kerja.
Baca Juga: 9 Red Flag Saat Wawancara Kerja yang Bisa Jadi Tanda Awal Lingkungan Kerja yang Toxic
Bukan tidak mungkin pertanyaan ini akan dijawab dengan, “Maaf, Bapak/Ibu. Saya fresh graduate jadi belum memiliki pengalaman kerja.”
Namun, fresh graduate jangan berkecil hati jika mendapatkan pertanyaan tentang skill dan pengalaman kerja. Ada dua jenis jawaban yang bisa kamu berikan, yaitu:
• Jawaban mengenai kemampuan interpersonal diri, seperti critical thinking, problem solving, team work, dan sebagainya.
• Jawaban tentang kursus keahlian tertentu yang pernah dikuti, seperti kursus komputer, bahasa Inggris, dan sejenisnya.
Contoh pertanyaan interview kerja untuk fresh graduate dan jawabannya
Sebenarnya, pertanyaan mengenai skill atau kemampuan ini diajukan pewawancara untuk menilai pengalaman dan perilaku pelamar di masa lalu sehingga dia bisa mengevaluasi kesesuaiannya untuk pekerjaan tersebut.
Jadi, bagi para fresh graduate sebenarnya sah-sah saja jika menjawab dengan memanfaatkan kegiatan akademik dan ekstrakurikuler saat kuliah untuk memberikan contoh nyata.
Berikut adalah beberapa contoh jawaban yang bisa diberikan fresh graduate berdasarkan kemampuan yang ingin ditonjolkan.
Apakah kamu orang yang terorganisir?
Contoh jawaban: “Saya terbiasa bekerja secara terorganisir dengan menggunakan kombinasi alat digital dan metode tradisional.