PejuangKantoran.com - Kalau kantormu masih menerapkan Working From Home (WFH) di saat orang lain sudah kembali bekerja di kantor, hal itu tentu merupakan keuntungan yang patut disyukuri.
Namun, di setiap keuntungan, pasti ada kerugian. Begitu juga dengan WFH. Misalnya saja, gangguan di rumah yang sulit untuk diabaikan dan tidak adanya jadwal kerja yang pasti.
Bahkan, hal-hal sederhana dapat mengalihkan perhatian dari pekerjaan, seperti hewan peliharaan yang butuh perhatian, hingga keluarga yang ngajak ngobrol melulu.
Baca Juga: RUU ASN 2023 Resmi Disahkan Jadi UU, Tenaga Honorer Tak Jadi Kehilangan Pekerjaan Tahun Ini
3 kesalahan umum yang dilakukan saat WFH
Jika produktivitas menurun saat bekerja dari rumah, inilah saatnya mengendalikan waktu kerja. Menurut Elizabeth Rider, penulis dan pakar bisnis online, ada tiga penyebab terbesar yang mungkin menurunkan produktivitas kamu.
1. Mengecek email di luar jam kerja normal
Bekerja dari rumah bukan berarti kamu tidak perlu mengatur jam kerja. Selain mengatur jam kerja, kamu juga tetap perlu mengontrol waktu dan jadwal kerja sehari-hari.
Jangan bekerja sepanjang hari, terutama memeriksa email di luar jam kerja reguler. Kamu mungkin berpikir itu hal normal dan tanpa disadari, tapi artinya kamu melakukan pekerjaan yang sebenarnya bisa menunggu hingga hari berikutnya.
Penting untuk mencoba memisahkan kehidupan pribadi dari pekerjaan, meskipun kamu sedang WFH.
Daripada bekerja sepanjang hari atau tidak memiliki struktur apa pun, lebih baik jujur mengenai kapan kamu bersedia dan mampu bekerja.
Saat jam kerja, kamu harus bisa tersedia untuk berkomunikasi dengan orang lain yang berhubungan dengan pekerjaanmu. Namun, di luar itu kamu tidak perlu selalu aktif.
2. Tidak berpakaian dengan rapi sebelum mulai bekerja
Salah satu keuntungan bekerja dari rumah adalah bisa berpakaian sesuai keinginan. Namun, bekerja dengan pakaian rumah atau piyama bisa membuatmu secara tidak sadar menjadi kurang produktif.
Saat kamu tidak berpakaian layaknya bekerja di kantor, hal itu bisa menurunkan harga diri bahkan membuatmu merasa sedang tidak bekerja.