kubikel

Jangan Asal Terima Tawaran Kerja, Ada Trik Supaya Tahu Kamu Cocok atau Tidak Bekerja di Sana

Selasa, 10 Oktober 2023 | 21:07 WIB
Ilustrasi: Untuk mengetahui apakah kamu cocok bekerja di tempat kerja tertentu atau tidak, secara khusus kenali rekan kerja yang akan membentuk hubungan kerja utama denganmu. (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Akhirnya kamu menerima tawaran kerja! Sekarang, keputusannya ada di tanganmu, apakah akan menerima tawaran tersebut atau tidak?

Selain gaji dan fasilitas yang akan didapatkan, hal lain yang perlu kamu pertimbangkan sebelum menerima tawaran kerja adalah memahami budaya kerja di kantor tersebut. 

Ini bukanlah tugas yang mudah, karena kamu mungkin baru beberapa kali mengunjungi kantor tersebut dan hanya bertemu beberapa calon rekan kerja yang belum kamu kenal.

Baca Juga: Daripada Bilang 'Saya Tidak Bisa' pada Bos, Lebih Baik Sampaikan dengan Bahasa Korporat Seperti Ini

John Lees, ahli strategi karir dan penulis “How to Get a Job You Love”, menyebutkan pentingnya melakukan “uji tuntas” (due diligence) terhadap perusahaan dan karyawannya untuk memastikan bahwa ini adalah tempat kamu ingin bekerja.

Bagaimana caranya? Berikut trik untuk menguji apakah kamu cocok bekerja di tempat kerja tertentu:

Wawancarai calon rekan kerja

“Bicaralah dengan sebanyak mungkin orang. Secara khusus, kenali rekan kerja yang akan membentuk hubungan kerja utama denganmu,” kata John.

Kamu bisa bertanya pada mereka mengenai apa yang sedang dikerjakan saat ini, apa yang ingin mereka capai di kantor ini, dan apa yang menghalangi mereka. Jawaban dari mereka akan mengungkap banyak hal.

John bilang, “Jika kamu mengidentifikasi orang-orang berbakat dan termotivasi yang telah lama bekerja di sana, itu adalah sinyal yang sangat bagus.”

Pastikan kamu memiliki pola pikir yang positif dan optimis, tetapi tetap skeptis. Jadi, kamu bisa menerima berita baik dan buruk secara bersamaan.

Lakukan uji coba

Kamu bisa bertanya kepada rekruter apakah kamu bisa datang dan menghabiskan beberapa jam dengan calon tim untuk pertemuan kelompok, kata John.

Baca Juga: Contoh Bahasa Defensif yang Perlu Dihindari Saat Menghadapi Pelanggan atau Klien yang Marah

Cara ini akan memberimu gambaran tentang bagaimana orang berinteraksi satu sama lain, seperti apa kehidupan mereka sehari-hari, dan bagaimana kamu bisa menyesuaikan diri.

Halaman:

Tags

Terkini