kubikel

3 Pertimbangan Sebelum Berhenti Jadi Pegawai Kantoran untuk Jadi Wirausahawan, Biar Nggak Nyesel!

Jumat, 24 November 2023 | 11:20 WIB
Ilustrasi: Apa pertimbanganmu ketika berhenti jadi pegawai kantoran dan menjadi wirausahawan? (Freepik/Benzoix)

PejuangKantoran.com - Dengan semakin terbukanya kesempatan untuk membuka bisnis, semakin banyak orang yang berani untuk menjadi wirausahawan. Namun, menjadi seorang pemilik usaha juga nggak gampang.

Pertanyaan pentingnya: Apa yang menjadi motivasimu ingin berhenti jadi pegawai kantoran dan menjadi wirausahawan? 

Di Amerika Serikat, 28% orang menyatakan ingin menjadi bos bagi diri sendiri, sebagai motivasi utama mereka berhenti jadi pegawai kantoran dan menjadi wirausahawan. Ada juga yang alasannya ingin menghasilkan lebih banyak uang.

Baca Juga: Yang Bikin Taskya Namya Excited Main di Film Lembayung: Ada Arya Saloka! Hayooo... Kenapa?

Apa pun motivasinya, sebaiknya kamu sudah mempertimbangkan tiga hal ini ketika ingin berhenti jadi pegawai kantoran dan menjadi wirausahawan:

Apakah kamu punya memiliki model bisnis yang sudah teruji?

Hampir 50% bisnis gagal dalam lima tahun pertama beroperasi. Meski, fakta ini tidak seharusnya membuatmu patah semangat dalam berbisnis, tetapi mengetahui model bisnis yang sudah teruji dapat membantu meminimalisasi risiko.

Sebaiknya mulailah bisnis saat kamu masih bekerja. Jika bisnis tersebut sudah bisa menghasilkan sekitar dua pertiga dari gajimu di kantor selama sekitar satu tahun, maka ini adalah awal yang baik fokus pada bisnis.

Jangan sampai kamu kehabisan uang tunai yang menjadi salah satu alasan utama kegagalan bisnis. Jadi, lebih baik kamu memiliki dana cadangan dengan besaran sekitar 6 – 12 bulan gaji.

Lalu, memiliki bisnis juga akan mempengaruhi dirimu secara mental, emosional, dan fisik. Di hari-hari yang tidak berjalan sesuai rencana, kamu harus tetap kuat dan positif. Jadi, kamu harus memiliki konsistensi.

Baca Juga: Beda Generasi, Ternyata Beda Juga Pendapatnya soal Jumlah Uang yang Bisa Memberikan Kebahagiaan

"Siapapun bisa termotivasi dalam waktu singkat. Namun, pemilik bisnis harus punya tekad untuk melakukan usaha yang konstan, bahkan di hari-hari yang sulit,” ujar Jason Miller, CEO & Chairman of the Board of Directors di Strategic Advisor Board.

Apakah kamu mendapat dukungan keluarga?

Penting untuk diingat bahwa memulai bisnis tidak hanya menyulitkan bagi diri sendiri, tetapi juga bagi seluruh keluarga. Ini karena di awal menjalani bisnis, kamu mungkin sudah menghabiskan banyak waktu dan energi untuk bekerja.

Padahal, kamu akan membutuhkan dukungan keluarga untuk menjalani dan melewati tantangan bisnis. Apakah keluarga sudah siap dengan hal itu?

Halaman:

Tags

Terkini