PejuangKantoran.com - Agar dapat dipromosikan oleh perusahaan, tidak cukup hanya dengan melakukan pekerjaan dengan baik. Harus lebih dari itu. Kamu harus terlihat dan dianggap pantas oleh perusahaan untuk naik jabatan.
Menurut Luis Velasquez, MBA, Ph.D. pelatih eksekutif dan fasilitator kepemimpinan di Stanford University Graduate School of Business, mulai saat ini kamu bisa mulai membuat Individual Development Plan (IDP) atau rencana pengembangan individu.
Ini adalah tindakan kolaboratif dan proaktif yang dirancang khusus untuk pertumbuhan profesional.
Baca Juga: Separuh dari Pekerja Shift Malam Mengalami Masalah Kelainan Tidur, Kebanyakan Karyawan Muda
Meski terasa mirip, tetapi Individual Development Plan tidak sama dengan Performance Improvement Plan (PIP) atau rencana peningkatan kinerja, yang menargetkan tindakan korektif untuk mengatasi kinerja.
Individual Development Plan harus dibangun di atas tiga komponen dasar diri, yaitu kinerja, potensi, dan persepsi. Selain itu, lakukan juga tindakan yang diperlukan untuk beralih dari kemampuan saat ini ke kemampuan yang dibutuhkan oerusahaan.
Individual Development Plan yang efektif berfungsi untuk:
• Mendefinisikan dengan jelas tujuan karier
• Mengidentifikasi peran, level, dan fungsi yang ditargetkan
• Membuat rencana tindakan untuk menjadi "siap" untuk peran target
Individual Development Plan harus dirancang untuk meningkatkan kinerja, membuka potensi, dan membentuk persepsi secara positif pada dirimu. Dengan begitu, kamu akan memastikan strategi pengembangan yang menyeluruh.
Untuk melakukannya, ikuti aturan 70/20/10, yaitu 70% fokus pada pengalaman langsung, 20% pada paparan terhadap ide-ide dan orang-orang baru, serta 10% pada pendidikan formal.
Baca Juga: Erick Thohir Bicara Soal Mafia Bola: PSSI Transparan Dan Siap Diperiksa Jika Diperlukan
Berikut penjelasannya.
1. Pengalaman
Pengalaman bisa dianalogikan dengan seperti melakukan ultramaraton dalam karir yang kamu jalani.
Pertimbangkan pekerjaan yang lebih luas dari jobdesk-mu, rotasi pekerjaan, atau proyek lintas fungsi, sebagai jalan untuk pembelajaran berdasarkan pengalaman yang juga dapat meningkatkan kinerja, menunjukkan potensi, dan meningkatkan persepsi dirimu.