PejuangKantoran.com - Sebagai perusahaan teknologi internasional yang memiliki banyak anak perusahaan, wajar jika Google memiliki puluhan ribu karyawan di seluruh dunia.
Karyawan Google tersebut menjalankan operasional Google Search, Ads, Youtube, Chrome, Android, dan berbagai aplikasi lainnya.
Untuk itu dibutuhkan Program Manager untuk mengembangkan strategi, melaksanakan rencana proyek, mengevaluasi kinerja tim, mengalokasikan anggaran dan sumber daya di seluruh proyek, dan memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.
Baca Juga: Tren 2024; Karyawan Ingin Diberi Prioritas dan Deadline yang Jelas, Bukan Cuma Soal Absensi Kerja
Program Manager juga harus memiliki keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat baik, serta kemampuan untuk berpikir secara strategis dan memecahkan masalah.
Selain itu, mereka juga harus dapat bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk teknisi, manajer produk, dan eksekutif.
Tugas dan pekerjaan Program Manager
Program Manager di Google biasanya memiliki berbagai tanggung jawab, yaitu sebagai berikut:
• Memimpin pengembangan dan pelaksanaan strategi produk, serta bekerja dengan tim lintas fungsi untuk memastikan pengiriman yang sukses.
• Mengembangkan rencana proyek, jadwal, dan anggaran untuk proyek yang ditugaskan, memastikan bahwa semua pemangku kepentingan mendapat informasi dan terlibat selama proses berlangsung.
• Mengelola beberapa proyek kompleks secara bersamaan, termasuk melacak kemajuan, mengidentifikasi risiko, dan menyelesaikan masalah secara tepat waktu.
Baca Juga: MBloc Group Buka Lowongan Kerja Group HR & GA Manager, Diutamakan yang Pengalaman di Bisnis Kreatif
• Memantau dan menganalisis metrik kinerja untuk mengidentifikasi area perbaikan dan mengembangkan strategi untuk mengoptimalkan hasil.
• Berkolaborasi dengan tim engineer, desain, pemasaran, penjualan, dan tim lain untuk menentukan persyaratan, memprioritaskan tugas, dan memberikan produk berkualitas tinggi tepat waktu.
• Memimpin inisiatif riset pelanggan untuk mendapatkan wawasan tentang kebutuhan dan perilaku pengguna, serta menggunakan wawasan tersebut untuk menginformasikan keputusan produk.