Namun, tak perlu memaksa untuk memberikan informasi selanjutnya. Biarkan rekruter yang menentukan apakah mereka ingin menggali lebih dalam mengenai dirimu atau tidak.
Baik itu wawancara tahap pertama atau kelima, orang yang mewawancaraimu akan tahu apa yang ingin mereka dengar untuk memastikan apakah kamu cocok untuk pekerjaan tersebut atau tidak.
Baca Juga: Jadwal Ganjil Genap di Kawasan Puncak selama Libur Nataru, Kapan Kebijakan Ini Mulai Diberlakukan?
Tentunya mereka juga memerlukan “bukti” bahwa kamu memiliki apa yang diperlukan oleh perusahaan dan akan menindaklanjuti informasi apa pun yang menurut mereka penting untuk diketahui.
Beberapa informasi yang bisa membuat rekruter penasaran adalah prestasi top-line yang kamu miliki, pengetahuan luas tentang pekerjaan sebelumnya, dan pencapaian yang kamu lakukan selama bekerja.
Namun, ingatlah untuk tetap menjawab secara singkat agar rekruter tidak merasa kamu “menghabiskan” waktu mereka untuk mendengarkan ceritamu. (Elga Windasari)