3. Manfaatkan koneksi
Selanjutnya, memanfaatkan koneksi yang kamu miliki di perusahaan. Terutama jika kamu ingin mendapatkan promosi ke departemen yang berbeda.
Jika memiliki seorang mentor, bicaralah dengannya tentang peluang yang mungkin mereka ketahui. Bicara juga dengan orang-orang yang mengenal, menghormati, dan dapat merekomendasikanmu untuk pekerjaan yang kamu inginkan.
Baca Juga: Pria dari Australia Menangkan Kejuaraan Dunia Microsoft Excel, Jago Banget Bikin Formula Spreadsheet
Awasi setiap lowongan baru dan jika ada yang kamu sukai, dekati manajer perekrutan dan katakan bahwa kamu sangat tertarik dengan posisi itu. Pastikan saja bahwa posisi tersebut mewakili peluang pertumbuhan bagimu.
4. Bersiaplah untuk wawancara
Persiapan ini dimulai dengan penelitian: Cari tahu tentang departemen yang kamu minati, pekerjaan, dan orang yang mewawancaraimu.
Pengetahuan tentang bidang-bidang ini akan membantumu tampil cerdas dan berkomitmen pada peluang. Ini juga akan memungkinkanmu untuk mengajukan pertanyaan yang tepat pada pewawancara.
Kamu bahkan bisa membuat naskah yang memandu dan membantumu memimpin pembicaraan selama wawancara. Siapkan juga daftar pertanyaan yang ingin ditanyakan.
5. “Jual diri” sebagai karyawan yang setia dan berdedikasi
Langkah terakhir adalah “menjual diri” sebagai kandidat ideal untuk promosi. Jelaskan apa yang telah kamu capai di perusahaan dan nilai yang telah kamu berikan. Tunjukkan bahwa kamu berdedikasi pada perusahaan dan siap untuk pekerjaan baru.
Baca Juga: Ribuan Warga Paris Ingin Jadi Satpam, Ada Apa?
Loyalitas adalah kualitas yang langka akhir-akhir ini. Tunjukkan bahwa kamu memiliki kualitas itu.
Akhirnya, tekankan keyakinan mendalam mengenai kemampuanmu untuk bekerja maksimal di jabatan yang baru. Semangatmu sangat mungkin menular dan bisa membuatmu mendapatkan promosi yang diinginkan. (Elga Windasari)