PejuangKantoran.com - Procurement atau bagian pengadaan adalah divisi dalam perusahaan yang bertujuan mendapatkan barang yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis, dengan harga dan persyaratan terbaik.
Perusahaan bisa berada di kedua sisi proses procurement, baik sebagai pembeli atau penjual. Namun fokus procurement biasanya pada proses pembelian.
Baca Juga: Procurement, Divisi Pengadaan Barang dan Jasa yang Butuh Keterampilan Strategi dan Negosiasi
Proses procurement juga menjadi bagian penting dari strategi perusahaan karena kemampuan untuk membeli barang atau layanan tertentu dapat menentukan apakah operasi akan menguntungkan.
Proses procurement meliputi persiapan dan pemrosesan permintaan dan penerimaan akhir serta persetujuan pembayaran.
Secara komprehensif, hal ini akan melibatkan perencanaan pembelian, standar, penentuan spesifikasi, penelitian pemasok, pemilihan, pembiayaan, negosiasi harga, dan kontrol inventaris.
Oleh karena itu, banyak perusahaan besar yang mungkin memerlukan dukungan dari beberapa area berbeda dalam perusahaan agar pengadaan berjalan lancar.
Baca Juga: Generasi Z di Luar Negeri Tidak Hanya Sekolah tapi Persiapkan Diri Dapat Pekerjaan
Lalu, apa saja yang termasuk dalam proses pengadaan?
Jenis-jenis procurement
Ada berbagai jenis procurement, tergantung pada kebutuhan bisnis dan tujuan yang ingin dicapai.
Pengadaan langsung, pengadaan barang dan jasa yang terkait langsung dengan produksi di dalam perusahaan. Contohnya, bahan mentah, perangkat lunak, layanan, atau produk yang secara langsung mendukung produksi produk yang dijual perusahaan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Officer Corporate Action Direct Custody and Clearing di HSBC untuk Lulusan Akuntansi
Pengadaan tidak langsung, atau apa pun yang tidak terkait langsung dengan produksi barang.
Kategori ini mencakup perlengkapan kantor, perangkat lunak yang digunakan perusahaan untuk berkomunikasi secara internal, atau layanan fasilitas yang tidak terkait dengan produk tertentu yang ditawarkan perusahaan.