PejuangKantoran.com - Perusahaan-perusahaan seperti Google, Meta, dan Twitter sudah melakukan PHK massal beberapa kali dalam dua tahun terakhir.
Keputusan itu mendapat kecaman keras dari publik, karena mereka juga menggunakan taktik yang tidak terlalu kentara untuk mem-PHK secara diam-diam.
Beberapa perusahaan menemukan cara yang lebih bijaksana untuk melakukan perampingan karyawan tanpa melakukan PHK yang dramatis, karena mereka berusaha memangkas biaya selama ketidakpastian ekonomi masih terjadi.
Baca Juga: Serial Crime Drama Ratu Adil, Proyek Ambisius yang Digarap Rame-rame Para Sineas Wanita
Perusahaan teknologi Dell, misalnya, baru-baru ini memerintahkan karyawan hybrid untuk kembali ke kantor tiga hari dalam seminggu. Karyawan yang menolak kebijakan baru itu akan dihambat perkembangan karirnya ke depan.
Taktik ini lebih dikenal sebagai quiet firing atau pemecatan diam-diam. Cara halus untuk memecat karyawan ini dilakukan dengan membuat sebuah peran menjadi kurang menarik supaya karyawan memilih resign daripada memaksa mereka keluar melalui PHK.
Cara halus untuk memecat karyawan ini di antaranya dengan membatasi di mana mereka bisa bekerja, memotong fasilitas dan tunjangan karyawan, memberikan appraisal yang lebih keras, atau membatasi peluang untuk kemajuan karir.
Baca Juga: Dubai Dinobatkan Sebagai Kota Idaman Paling Layak Huni di Dunia, Apa Alasannya?
Kini, pengacara bisnis dan ketenagakerjaan di Bennett & Belfort P.C., Craig Levey, memaparkan beberapa tanda pekerjaan kamu akan digantikan orang lain, karena perusahaan berniat melakukan quiet firing atau memberhentikan kamu secara diam-diam.
Menurut Levey, karyawan bisa membaca cara halus untuk memecat karyawan ini. Sebab, beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan sebelum karyawan resmi diberhentikan dari perusahaan, terkadang atasan sudah menemukan penggantinya.
Berikut tiga tanda pekerjaan kamu akan digantikan orang lain:
Baca Juga: Diet Meniru Puasa Mutih Bisa Menurunkan Usia Biologis Hampir 3 Tahun, tapi Aman Nggak Ya?
1. Ada karyawan baru yang punya keahlian yang sama denganmu
Kalau seorang karyawan baru punya banyak keahlian yang sama dengan kamu, mungkin ini saatnya untuk memperbaiki CV kamu, menurut Levey.
"Ketika kamu mengamati lebih dekat, ternyata karyawan itu punya banyak skill sets yang untuk memenuhi pekerjaannya," kata Levey.