"Tujuan perusahaan adalah melakukan transisi dari kamu ke orang baru ini setelah kamu dipecat."
2. Banyak tugas dan tanggung jawab kamu dihapuskan
Tanda kedua yang disampaikan Levey adalah bahwa perusahaan biasanya akan mulai mengurangi tugas-tugas dan tanggung jawab kamu.
Tiba-tiba kamu menyadari bahwa beban kerja kamu tidak sebanyak sebelumnya. Kamu juga mulai tidak dilibatkan dalam rapat-rapat tertentu dan tidak diajak menggarap proyek-proyek yang akan datang.
Baca Juga: Lagi, Singapura Jadi Negara Termahal di Dunia, Lebih Mahal daripada Zurich!
3. Komunikasi dengan manajemen menjadi minim
Tanda ketiga dan terakhir bahwa perusahaan sudah menemukan karyawan pengganti kamu adalah, si bos mungkin tidak lagi meminta masukan dari kamu untuk usaha-usaha tertentu.
Sebab, si bos sudah tahu bahwa kamu tidak akan lagi bekerja di perusahaan dalam jangka panjang.
"Mereka sudah pindah ke lain hati, jadi mereka tidak menghargai masukan dari karyawan tersebut seperti dulu," tambah Levey.
Mungkin ada banyak alasan mengapa atasan memilih untuk diam-diam menyingkirkan karyawan tertentu dan mempekerjakan seseorang yang baru daripada memecat karyawan tadi secara langsung.
Tentu saja, taktik ini dapat dengan mudah menjadi bumerang, terutama bagi karyawan lain yang sebenarnya tidak berpotensi terkena quiet firing.
Hal ini membuat banyak karyawan lain merasa pekerjaan mereka ikut terancam, atau kinerja mereka tidak dihargai seperti yang mereka duga sebelumnya.
Ketiga tanda dari Levey ini diharapkan bisa memberikan kejelasan bagi siapa saja yang punya kecurigaan bahwa mereka akan dikeluarkan dari pekerjaan.