Daripada menceritakan apa yang buruk di masa lalu, fokuslah pada apa yang membuat kamu bersemangat untuk masa depan.
2. Cuti melahirkan, kondisi kesehatan yang buruk, atau liburan yang direncanakan
Baca Juga: Siapa Bilang Harus Pakai Kemeja Putih, Ini 7 Warna Pakaian Terbaik untuk Wawancara Kerja
Pemberi kerja tidak diperbolehkan secara hukum untuk mendiskriminasi pencari kerja yang sedang hamil atau yang mungkin sedang membutuhkan perawatan kesehatan.
Namun, sangat sulit untuk menyampaikan bahwa itu alasan mengapa pencari kerja tidak dipertimbangkan untuk suatu posisi.
Rekruter tidak diizinkan bertanya mengenai hal-hal seperti itu, dan kamu juga tidak berkewajiban untuk mengungkapkan informasi ini selama proses wawancara.
Kalau kamu membawa salah satu dari topik ini dalam percakapan pertama, dan kamu salah satu dari lima kandidat yang kuat, rekruter mungkin akan memutuskan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya dengan orang lain.
Baca Juga: Wakil Ketua MPR Kritik Rencana Menteri Agama Jadikan KUA Tempat Mencatat Pernikahan Semua Agama
3. Terlalu antusias dengan kompensasi dan tunjangan yang ditawarkan
Perusahaan yang menawarkan kompensasi dan tunjangan yang besar melakukannya karena mereka ingin menarik talenta-talenta hebat.
Meskipun begitu, mereka ingin mempekerjakan orang yang bersemangat tentang pekerjaan.
Tugas kamu bukan meyakinkan mereka bahwa mereka adalah perusahaan yang hebat; melainkan meyakinkan mereka bahwa kamu bisa memberikan hasil yang luar biasa.
Baca Juga: Skin Booster Makin Digemari untuk Mengatasi Masalah Kulit karena Efeknya Lebih Cepat
Fokuslah pada apa yang bisa kamu berikan ketimbang apa yang bisa kamu dapatkan.
Jelaskan mengapa kamu menginginkan posisi yang sebenarnya, bukan karena kompensasi dan tunjangan yang menarik.